Dipecat, Riri Aisyah Do Taher Gugat Partai Hanura Tikep

Kami menghormati keputusan pihak tergugat atas ketidakhadiran pada sidang pertama. Kita serahkan kepada majelis hakim untuk memeriksa dan mengadili perkara ini

Arif Ade Kartini (Kuasa Hukum)

Tidore, Maluku Utara- Riri Aisyah Do Taher, anggota DPRD Tidore Kepulauan aktif dari Partai Hanura  periode 2019-2024 menggugat pengurus DPC, DPD I, DPP Partai Hanura dan Dewan Kehormatan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ke Pengadilan Negeri (PN) Soasio, Kota Tidore Kepulauan. 

Gugatan yang dilayangkan ini teregistrasi dalam surat tertanggal 14 Juni 2023  dengan Nomor registrasi 22/pdt.G/2023/pn.Sos.

Kuasa Hukum Riri Aisyah Do Taher, Arif Ade Kantiri S.H saat dihubungi wartawan via WhatsApp, Sabtu (14/7/2023), mengatakan bahwa gugatan yang dilayangkan kliennya itu karena menilai pemecatan dirinya dari keanggotaan Partai Hanura tidak sesuai prosedural dan melawan hukum. 

Arif kemudian menjelaskan, didalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik Pasal 16, yang berbunyi sebagai berikut : anggota Partai Politik diberhentikan keanggotaannya dari Partai Politik apabila :  (a) meninggal dunia, (b) mengundurkan diri secara tertulis, (c) menjadi anggota partai lain, atau (d) melanggar AD dan ART. 

Belasan Rumah di Morotai Terendam Banjir

Banjir meredam perabot rumah warga seperti kursi sofa, juga ikut basah. Hal itu disebabkan karena luapan air dari drainase dengan ketinggian lutut kaki orang dewasa

Warga Terdampak Banjir

Daruba, Maluku Utara- Belasan rumah di Desa Gotalamo dan Muhajirin, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai dilaporkan tergenang banjir akibat hujan deras dari pagi hingga Sabtu (15/7/2023) sore.

Dari informasi yang diperoleh, banjir yang menggenangi rumah-rumah penduduk di dua desa ini akibat melubernya drainase. Ketinggian air ini diperkirakan mencapai lutut orang dewasa.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini namun kerugian ditaksir jutaan rupiah.

Selain menggenangi rumah warga, banjir juga memutus ruas jalan utama di dua desa tersebut sehingga mengakibatkan arus lalu lintas sempat terganggu.

“Banjir meredam perabot rumah warga seperti kursi sofa, juga ikut basah. Hal itu disebabkan karena luapan air dari drainase dengan ketinggian lutut kaki orang dewasa,” ungkap salah seorang warga Gotalamo yang ditanyai wartawan, Sabtu (15/7/2023).

Ini Kesan Jamaah Haji Sula Saat Tiba

Sanana, Maluku Utara- Jamaah haji Kepulauan Sula yang tergabung di kloter 10 tiba di Sanana pukul 8.30 Wit pagi tadi menggunakan Kapal Motora (KM) Uki Raya, Sabtu (15/7/2023).

Kedatangan para jamaah haji ini disambut keluarga dan pemerintah daerah setempat dengan penuh haru.

“Jumlah jamaah haji kloter 10 asal Kepulauan Sula berjumlah 100 orang, 2 di antaranya meninggal dunia, sementara 15 jamaah lainnya turun di Makassar dan 2 orang turun di Ternate. Jadi yang turun pagi tadi menggunakan Kapal Uki Raya sebanyak 81 orang,” kata Kabag Kesra Setda Kabupaten Kepulauan Sula, Idham Umamit, Sabtu (15/7/2023).

Idham bilang, tak ada aral melintang, jamaah haji susulan dari Kepulauan Sula juga dijadwalkan tiba pada pekan depan. “Kalau jamaah haji tambahan gelombang kedua jumlahnya 8 orang dan akan tiba di kepulauan Sula pada tanggal 22 Juni 2023,” tambahnya.

Aset Kantor Dinas Koperasi Ternate Dirusak, Pelakunya Diduga Orang Dalam

Saat kita masuk, ternyata lemari yang ada di ruangan dan arsip semuanya sudah ada yang rusak

Santi (Kabid Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UMKM Kota Ternate)

Ternate, Maluku Utara- Sejumlah aset milik Dinas Koperasi dan UMKM Kota Ternate berupa lemari dan arsip dinas mengalami kerusakan serta sobek. Kerusakan ini diduga dilakukan oleh oknum internal Dinas Koperasi. 

Kepala Bidang usaha Mikro Dinas Koperasi dan UMKM Kota Ternate, Santi, begitu dikonfirmasi membenarkan adanya pengrusakan sejumlah aset dinas. 

Menurutnya, pengrusakan aset ini diketahui saat dia dan sejumlah pegawai lainnya ke kantor untuk mengembalikan sisa produk UMKM yang sebelumnya dibawa ke Rakernas Apeksi di Makassar sekitar pukul 09.35 Wit. “Jadi saat kita masuk, ternyata lemari yang ada di ruangan dan arsip semuanya sudah ada yang rusak,” ungkap Santi, begitu dikonfirmasi, Sabtu (15/7/2023). 

Meski begitu, Santi mengaku tidak mengetahui penyebab pengrusakan aset-aset itu. Namun yang jelas pengrusakan ini diduga dilakukan oleh oknum yang ada di Dinas Koperasi dan UMKM. Oknum ini sebelumnya pernah melakukan pengrusakan aset kantor berupa kursi.

2 Nelayan Morotai Ditemukan Selamat

Daruba, Maluku Utara- Dua nelayan asal Morotai yang hilang saat melaut kini telah ditemukan oleh Tim gabungan unit siaga SAR Pulau Morotai dalam kondisi selamat. 

Sebelumnya, dua nelayan tersebut dilaporkan hilang karena tak kunjung pulang setelah berangkat melaut pada Kamis 13 Juli 2023, dua hari lalu. 

Berdasarkan laporan dari pihak keluarga, dua nelayan tersebut memancing ikan menggunakan longboat berwarna kuning dengan mesin tempel 2 unit.

Namun, korban belum juga kembali. Pihak keluarga kemudian menghubungi Basarnas untuk meminta bantuan pencarian. Dengan demikian Tim Gabungan pun turut melakukan pencarian di area perairan laut Morotai.

Diketahui, kedua nelayan Morotai ini yakni Taufik Sau (36) dan Indra Ibrahim (23).

Nelayan Mafututu Tidore Ditemukan di Moti, Begini Kondisinya

Tidore, Maluku Utara- Jufri Buka (30), nelayan asal Mafututu, Kecamatan Tidore Timur, Kota Tidore Kepulauan yang dinyatakan tenggelam saat melaut pada Selasa 11 Juli 2023 akhirnya ditemukan.

Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di pantai Takofi, Pulau Moti, Kota Ternate, Sabtu (15/7/2023).

Mayat dari korban ditemukan di bibir pantai oleh warga setempat dan diinformasikan melalui media sosial Facebook dan grup WhatsApp.

Untuk mengkonfirmasi mengenai mayat yang ditemukan di pinggiran pantai Takofi, wartawan mencoba menghubungi Kapolsek Moti, Polresta Ternate, namun dirinya mengatakan masih menunggu laporan dari anggota di lapangan. “Ada menunggu dari anggota saya”. singkatnya.

Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Abubakar, yang dihubungi via WhatsApp, membenarkan mayat yang ditemukan di Takofi, Pulau Moti adalah warga Mafututu, Tidore yang hilang saat melaut lima hari lalu. “Iya,” singkatnya begitu. (RY-2)

Pemkab  Sula Bergerak Cepat Bantu Korban Terdampak Banjir di Waitina

Atas nama Pemkab Kepulauan Sula, kami turut prihatin atas bencana yang terjadi di Desa Waitina. Hal ini tentu membuat masyarakat mengalami banyak kerugian dan menjadi sulit beraktifitas

Suryawati Buamona (Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kepulauan Sula)

Sanana, Maluku Utara- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula bergerak cepat untuk membantu korban banjir di Desa Waitina, Kecamatan Mangoli Timur, Jum’at (14/7/2023).

Pasca mendapatkan informasi adanya banjir di Desa Waitina, Bupati Kepulauan Sula Hj. Fifian Adeningsi Mus langsung memerintahkan instansi teknis menuju ke lokasi terdampak banjir.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kepulauan Sula, Suryawati Buamona, saar dikonfirmasi awak media, Jum’at (14/7/2023).

“Atas nama Pemkab Kepulauan Sula, kami turut prihatin atas bencana yang terjadi di Desa Waitina. Hal ini tentu membuat masyarakat mengalami banyak kerugian dan menjadi sulit beraktifitas seperti biasanya,” katanya.

Adapun selain tim Basarnas, Pemkab Sula juga telah menurunkan petugas dari masing-masing OPD seperti BPBD, Dinas Sosial, PUPR maupun instansi teknis lainnya.

“Ibu bupati menginstruksikan OPD ini turun langsung ke Waitina dan memberikan bantuan terhadap korban banjir baik moril maupun materiil,” jelasnya.

2 Nelayan Morotai Hilang saat Melaut, Basarnas : Belum Ditemukan

Setelah laporan diterima dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait, pukul 12.50 Wit, tim Rescue Unit Siaga SAR Morotai bergerak menuju LKP untuk melaksanakan pencarian

(Komando Unit SAR Basarnas Pulau Morotai) Marjun Doa

Daruba, Maluku Utara- Dua orang warga Desa Bido, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Morotai, Maluku Utara, dikabarkan hilang saat melaut pada, Kamis (13/7/2023) kemarin.

Informasi yang diterima wartawan, hilangnya kedua warga Morotai dilaporkan ke Unit Siaga Sar Basarnas Pulau Morotai pada Jumat (14/7/2023), sekitar pukul 12.40 Wit oleh Anwar yang tak lain adalah keluarga kedua korban.

Kepala Basarnas Ternate Fathur Rahman, melalui Komando Unit SAR Basarnas Pulau Morotai, Marjun Doa menjelaskan, sesuai kronologis yang diperoleh dari keluarga korban bahwa pada tanggal 13 Juli 2023, pukul 04.00 Wit, kedua orang korban pergi memancing menggunakan 1 unit longboat di perairan Desa Bido, Pulau Morotai, namun sampai sekarang kedua nelayan itu belum juga kembali.

“Pihak keluarga kemudian menghubungi Basarnas untuk meminta bantuan pencarian. Setelah laporan diterima dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait, pukul 12.50 Wit, tim Rescue Unit Siaga SAR Morotai bergerak menuju LKP untuk melaksanakan pencarian,” kata Marjun.

Puluhan Rumah Warga Waitina di Sula Terendam Banjir

Sanana, Maluku Utara- Banjir kembali menggenangi rumah warga di Desa Waitina, Kecamatan Mangoli Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, Jum’at (14/7/2024), sekitar pukul 12.00 Wit.

Dari informasi yang dihimpun Haliyora.id, banjir di Desa Waitina akibat hujan deras yang terjadi pagi tadi sehingga membuat kali Waisenga meluap dan menggenangi pemukiman penduduk.

Akibat luapan kali Waisenga ini, puluhan rumah warga di Dusun I Desa waitina tergenang banjir yang diperkirakan mencapai lutut orang dewasa.

Peristiwa ini dibenarkan oleh salah satu warga Desa Waitina, Karman Umasugi yang dihubungi Haliyora.id. 

“Baru saja banjir, warga yang rumahnya banjir terus berjaga-jaga takut ada banjir yang lebih besar karena melihat hujan belum juga redah,” katanya.

Hingga kini belum diketahui pasti kerugian yang dialami warga akibat kejadian ini. 

Dinas PUPR Tikep Diduga ‘Prank’ Warga Beringin Jaya 

Itu dipasang dimuka balai desa, saya sempat berbicara dengan orang di PUPR tetapi alasan mereka karena cuaca sehingga pekerjaan belum bisa jalan

Salah Satu Warga

Tidore, Maluku Utara- Proyek hotmix jalan milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Oba Tengah, Kota Tidore Kepulauan (Tikep) belum dikerjakan hingga saat ini.

Padahal, papan proyek untuk pekerjaan ini sudah berdiri sejak tiga (3) bulan lalu namun sampai sekarang belum juga dikerjakan.

Keberadaan papan proyek yang diduga tanpa pekerjaan ini dikeluhkan oleh Kamran Bolosigi, warga Desa Beringin Jaya. Saking kesalnya Kamran lantas mengunggah papan proyek tanpa pekerjaan itu ke Facebook yang diposting pada Selasa 11 Juli 2023.

Berikut kutipan foto postingan akun Facebook Kamran Bolosigi yang diunggah pada Selasa 11 Juli 2023.

Sementara itu, salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya ketika ditanyai wartawan mengaku saat papan proyek itu berdiri, dia dan warga lainnya mengaku senang karena tak berselang lama, kontraktor proyek tersebut memobilisasi alat berat ke lokasi kerja. Namun sampai sekarang, proyek yang melekat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tidore Kepulauan itu tak terlihat sama sekali. 

Anggaran OPD Bakal Dipangkas, Anggota DPRD Malut Bakal Mati-matian Pertahankan Pokir

Pokir kita itu hanya 3 persen dari APBD tahun 2023, sehingga kami berharap kalau bisa jangan dipangkas karena itu merupakan aspirasi dari masyarakat

Jasmin Rainu (Anggota DPRD Maluku Utara)

Sofifi, Maluku Utara- Pemerintah Provinsi Maluku Utara berencana akan memangkas kegiatan yang tidak penting di seluruh OPD. 

Tujuan dari pemangkasan tersebut agar anggaran dari kegiatan yang tak urgen itu dialihkan untuk bisa membayar utang sebesar Rp 900 miliar lebih. 

Jika rencana pemangkasan ini terwujud, sudah pasti kegiatan Pokir anggota DPRD Malut juga pasti menjadi sasaran. Pemerintah berdalih, pemangkasan ini penting agar menghemat keuangan daerah sehingga bisa menutupi utang-utang tersebut. 

Kaitannya dengan rencana pemangkasan ini, anggota DPRD Maluku Utara dari Fraksi Demokrat Jasmin Rainu angkat bicara.

3 Tahun tak Tersentuh, Warga di Morotai Tutup Jalan Berlubang Pakai Kerikil dan Tanah

Kami memperbaiki jalan berlubang itu karena rasa prihatin terhadap para pengendara saat melintasi jalan

Salah Satu Warga

Daruba, Maluku Utara- Jalan berlubang di Desa Daeo Majiko, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, dikeluhkan warga. 

Kerusakan ini tak hanya berada di satu titik saja, namun hampir semua titik di desa tersebut. Untuk menghindari agar pengendara tidak terpeleset, warga setempat berinisiatif menutupi lubang-lubang jalan menggunakan batu kerikil dan tanah.

Amatan Haliyora.id, Kamis (13/07/2023), kurang lebih empat (4) lubang jalan yang berjejeran di area Desa Daeo Majiko itu diperbaiki oleh empat orang warga.

Diketahui, jalan tersebut merupakan jalan yang dilintasi menuju pusat Ibu Kota Kabupaten Pulau Morotai. Hanya saja jalan yang berlubang itu sudah 3 tahun lebih tidak pernah diperbaiki oleh Pemkab Pulau Morotai.

Tampak aktivitas warga ini mendapat apresiasi dari pengendara roda dua maupun empat. Mereka memberikan sumbangan dalam bentuk uang kepada warga yang memperbaiki jalan itu.

Haru Biru Warnai Kepulangan Jamaah Haji Tikep

Tidore, Maluku Utara- Rasa haru dan bahagia menyelimuti suasana kedatangan 116 Jamaah Haji Kloter 10  asal Kota Tidore Kepulauan (Tikep) ketika menginjakan kaki mereka di Tidore.

Kedatangan rombongan Jamaah Haji ini disambut oleh Sekretaris Daerah Kota Tikep, Ismail Dukomalamo. Penyambutan Jamaah Haji ini berlangsung di Aula Sultan Nuku, Kantor Walikota Tidore Kepulauan, Kamis (13/7/2023).

“Selamat telah tiba kembali di Kota Tidore Kepulauan dalam keadaan baik dan sehat wal a’fiat, Insya Allah para jamaah haji Kota Tidore Kepulauan yang berjumlah 116 orang menjadi Haji yang Mabrur. Untuk itu diharapkan Jamaah Haji Kota Tidore Kepulauan dapat menjadi Haji yang Mabrur yaitu haji  yang selalu menjadi panutan masyarakat, baik dalam ibadah maupun dalam kehidupan sehari-hari,” sambut Ismail Dukomalamo.

Ismail juga berharap, jamaah haji memberikan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat, serta memberi warna dalam pembangunan  di Kota Tidore Kepulauan dari sisi agama untuk turut membangun mental sehat masyarakat.

Tuntut Bangun Talud, Warga Tiga Desa Geruduk Kantor Bupati Morotai

Saya pernah turunkan tim BNPB, ternyata dalam Juknis, desa yang pernah mendapatkan bantuan, tidak wajib mendapatkan kembali bantuan

(Kalak BPBD Pulau Morotai) Muslim Djumati

Daruba, Maluku Utara- Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulau Morotai, Maluku Utara, Muslim Djumati merespon keluhan warga Desa Mira, Doku Mira dan Rahmat (Midora) Pulau Morotai, terkait dengan talud penahan ombak di tiga desa tersebut.

Respon Kalak BPBD Pulau Morotai ini saat dirinya menemui langsung massa aksi tiga desa saat berunjuk rasa didepan kantor Bupati, Kamis (13/7/2023). 

Dalam aksi tersebut warga tiga desa menuntut agar Pemerintah Daerah (Pemda) segera membangun talud menahan ombak di tiga desa tersebut.

Kalak BPBD Pulau Morotai, Muslim Djumati menyampaikan, tuntutan massa aksi telah ditindaklanjuti, hanya saja tidak langsung dieksekusi, tapi butuh proses.

“Saya sudah turun ulang-ulang. yang paling urgen itu desa Rahmat, dan saya orang yang paling ngotot. Saya sudah negosiasikan dengan balai sungai, tambahkan anggaran dan sudah masuk, tapi butuh proses,” katanya.

45 Kendaraan Terjaring di Hari Keempat Operasi Patuh Kie Raha

Sanana, Maluku Utara- Sebanyak 45 kendaraan terjaring dalam Operasi Patuh Kie Raha di hari keempat sejak digelar pada 10 Juli 2023 lalu.

Kasat Lantas Polres Sula, Iptu Walid Buamona yang ditemui awak media menyampaikan, operasi patuh mulai digelar sejak pada 10 Juli sampai 23 Juli 2023.

“Jadi operasi patuh ini mulai tanggal 10 Juli sampai berakhirnya itu 23 juli 2023, dan kegiatan kita sudah laksanakan kurang lebih empat hari,” kata walid, Kamis (13/7/2023).

Walid mengaku, kendaraan yang terjaring dalam operasi ini berjumlah 45 unit baik itu kendaraan roda dua maupun empat. “Iya total keseluruhan kendaraan roda dua dan empat,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menuturkan, untuk Operasi Patuh Kie Raha pada tahun 2023 ini pihaknya melaksanakan tilang hunting atau tilang berburu.

Menurut dia, pelaksanaan tilang hanting ini merupakan arahan dari Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara.

Pemprov Malut ‘Nunggak’ DBH Tikep Rp 28 Miliar Lebih

Tidore, Maluku Utara- Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) menunggak Dana Bagi Hasil (DBH) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) mencapai puluhan miliar.

Berdasarkan data yang diterima Haliyora.id, DBH yang ditunggak tersebut terhitung sejak tahun 2021 hingga semester pertama tahun 2023.

“Tunggakan Dana Bagi Hasil untuk Kota Tidore Kepulauan dari Provinsi itu sampai triwulan I tahun 2023 mencapai  Rp 28.558.069.117,” ungkap Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tidore Kepulauan, Umar Abdurrahman saat diwawancarai wartawan, Kamis (13/7/2023). 

Umar menguraikan DBH yang ditunggak ini, masing-masing Pajak Rokok, Pajak atas Penggunaan bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB), 

Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (PKB BBN-KB), ditambah Pajak Pengambilan dan Pemanfaatan Air Permukaan atau P3AP. (lihat foto)

“Tunggakan ini juga terhitung untuk 2021 yang belum dibayar Pemprov Malut ke Pemkot Tikep,” pungkasnya. (RY-2)

Teriakan ‘Suba Jou’ Bikin Merinding Para Pelancong di Kota Makassar

Ternate, Maluku Utara- Teriakan ‘Suba Jou’ bergemuruh di pantai Losari, Rabu (12/7/2023), malam tadi.

Seketika, ribuan orang yang mengunjungi destinasi wisata Kota Makassar dibuat panik bukan kepalang. Sebab, teriakan itu bukan disuarakan satu orang saja, namun puluhan orang. Alhasil, suasana yang tadinya meriah menjadi hening seketika.

Berselang beberapa saat kemudian suasana menjadi cair. Tepukan tangan pelancong yang memadati area itu membahana memberikan apresiasi kepada peserta asal Kota Ternate yang baru saja memperagakan salah satu ritual khas kota tersebut di karnaval saat Rakernas Apeksi XVI di Makassar, Sulawesi Selatan berlangsung.

Di sela sela festival malam itu, rombongan dengan slogan “Suba Jou, Jou Suba” dari Kota Ternate mengenakan pakaian putih khas yang menggambarkan ciri khas kota Ternate sebagai kota kerajaan serta dilengkapi dengan tuala lipa. 

Ambil Langkah Agresif dalam Transisi Energi, PLN Jalin 28 Kerjasama pada EBTKE Conex 2023

Tangerang, 12 Juli 2023- PT PLN (Persero) aktif menjalin kolaborasi pemanfaatan energi bersih melalui penandatanganan 28 kolaborasi dengan berbagai pihak dalam agenda tahunan The 11th EBTKE Conex 2023. Hal ini searah dengan misi perseroan untuk mendukung upaya pemerintah dalam transisi energi menuju net zero emission (NZE) 2060.

Dari 28 kolaborasi, PLN menjalin kerja sama dengan 10 perusahaan untuk penyediaan layanan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada rooftop dengan total kapasitas 187,97 Megawatt peak (MWp). Selain itu, PLN juga menyepakati Power Purchase Agreement (PPA) pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM), PLTS dan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PTLSa) dengan total kapasitas 25,7 Megawatt (MW). 

Tidak hanya itu, PLN juga meresmikan pengoperasian 4 PLTM yang berada di Sumatra dengan total kapasitas 30 MW. Lalu, PLN juga bekerja sama dengan tiga perusahaan yang menyerap Renewable Energy Certificate (REC) dengan total kapasitas 200 gigawatt hour (GWh).

PLN juga menyepakati kerja sama untuk pengembangan EBT serta data centre di Batam. PLN juga melakukan kerja sama dengan Kementerian ESDM untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang transisi energi. 

Gelar Rakor DAK Irigasi Bersama Instansi Teknis Kabupaten/Kota, Ini Harapan Dinas PUPR Malut

Sofifi, Maluku Utara- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Dana Alokasi Khusus(DAK) Irigasi bersama kabupaten/kota se Maluku Utara tahun anggaran 2023-2024 yang bertempat di Sahid Bella Hotel, Kamis (13/7/2023).

Rakor Dana Alokasi Khusus Irigasi pemerintah daerah, kabupaten/kota se Maluku Utara itu dibuka oleh Sekretaris Dinas PUPR Malut, Iswan Idrus.

Iswan saat membacakan sambutan Plt Kepala Dinas PUPR Malut, Daud Ismail mengatakan bahwa Rakor DAK irigasi ini bertujuan menghasilkan satu kesepakatan dari program kegiatan infrastruktur terutama di bidang irigasi yang bersinergi di kabupaten/kota se-Provinsi Maluku Utara.

Di kesempatan itu, Iswan juga mengatakan DAK merupakan Dana Alokasi Khusus yang bersumber dari APBN yang dialokasikan kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk mendanai kebutuhan sarana dan prasarana pelayanan masyarakat dan untuk mendorong percepatan pembangunan daerah dan pencapaian sasaran prioritas nasional.

Untuk itu, Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Maluku Utara mendapat kucuran dana dari pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari APBN Tahun 2023 sebesar Rp 86 miliar.

Keluar dari Zona Merah Pelayanan Publik, Ini Upaya Bupati Halbar

Saya juga akan perintahkan Sekda untuk berkoordinasi dengan Ombudsman Perwakilan Maluku Utara agar hadir di Halbar mengumpulkan seluruh OPD dan memberikan Bimtek sebagai kesiapan kembali penilaian untuk tahun depan

James Uang (Bupati Halbar)

Jailolo, Maluku Utara- Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) masuk zona merah penilaian kepatuhan standar pelayanan publik tahun 2022 dari Ombudsman RI.

Bersama dengan empat daerah lainnya antara lain, Pemkab Halmahera Tengah, Pemkab Halmahera Timur, Pemkab Pulau Morotai dan Pemkab Taliabu, Pemkab Halbar memperoleh predikat opini rendah dari Ombudsman RI yang dirilis pada Senin 10 Juli 2023.

Penilaian tersebut ditanggapi Bupati Halmahera Barat, James Uang. Ia mengemukakan, hasil penilaian Ombudsman RI harus menjadi koreksi dan evaluasi para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera memperbaiki kinerja.

“Begitu juga harus menyiapkan fasilitas pelayanan publik yang lebih berkualitas untuk memenuhi standar pelayanan publik yang berkualitas,” kata James saat diwawancarai Haliyora.id melalui WhatsApp, Rabu (12/7/23).

Agar ke depan Pemkab Halbar keluar dari zona merah, mantan anggota DPRD Halbar empat periode ini berjanji akan berkoordinasi dengan Ombudsman RI untuk mengadakan bimbingan teknis bagi perangkat daerah Kabupaten Halbar.

Pilih Wilayah