Berkah Ramadan, PLN UIW MMU Hadirkan Terang bagi Keluarga Prasejahtera di Maluku dan Malut Lewat LUTD

AMBON, 5 MARET 2026 – PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melaksanakan penyalaan serentak program Light Up The Dream (LUTD) Berkah Ramadan 1447 H bagi 100 pelanggan pada Rabu (4/3/2026).

Penyalaan serentak program LUTD Berkah Ramadan 1447 H ini dilaksanakan secara hybrid di seluruh Indonesia. Khusus untuk PLN UIW MMU, penyalaan simbolis listrik berkapasitas 900 VA ini dipusatkan di Dusun Taeno, Kota Ambon. Sementara itu, total 100 penerima manfaat tersebar di wilayah Maluku dan Maluku Utara.

Adapun tujuan program LUTD ini yakni untuk memberikan akses sambungan listrik gratis kepada keluarga kurang mampu yang belum memiliki listrik sendiri atau masih menyambung dari tetangga. Melalui program ini, PLN ingin meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta membantu mewujudkan mimpi mereka untuk menikmati listrik secara mandiri dan andal.

General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko menyampaikan, penyalaan serentak ini menjadi simbol komitmen PLN dalam menghadirkan energi berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, terlebih di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.

“Melalui program LUTD Berkah Ramadan 1447 H ini, kami berharap para penerima manfaat dapat menikmati listrik selama 24 jam penuh secara aman dan mandiri. Dengan adanya listrik, anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman, aktivitas rumah tangga menjadi lebih lancar, serta produktivitas masyarakat dapat meningkat sehingga taraf hidup mereka semakin baik,” ucapnya.

Soeratmoko menegaskan, kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Program LUTD akan terus berkelanjutan dan dapat dilaksanakan di seluruh unit kerja PLN, dengan melibatkan insan PLN serta berbagai pemangku kepentingan, guna bersama-sama mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui akses listrik yang merata dan berkeadilan.

“Melalui semangat Ramadan 1447 H, Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan terang bagi negeri serta mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di Maluku dan Maluku Utara,” sambungnya.

Salah satu penerima manfaat di Dusun Taeno, La Baruu mengungkapkan rasa haru dan syukurnya setelah rumahnya resmi menikmati sambungan listrik mandiri dari PLN.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN. Selama ini listrik masih menyambung dari tetangga, sekarang sudah punya meteran sendiri. Anak-anak bisa belajar dengan nyaman di malam hari, dan katong merasa lebih tenang. Ini seperti mimpi yang jadi kenyataan di bulan Ramadan,” ungkap La Baruu yang kesehariannya bekerja sebagai petani itu.

Acara seremonial penyalaan di Dusun Taeno turut dihadiri oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon, Drs. Herman Tetelepta, serta perwakilan perangkat wilayah setempat yakni Kadus RW 011 Bapak Salim Lassu, RT 01 Jainudin Ode, RT 02 Mani Lahia, dan RT 03 Zainudin Samadi. (PLN/Redaksi)

Kolaborasi PLN dan PBPH Percepat Pembangunan Jaringan Listrik Desa di Maluku Utara

TERNATE, 4 MARET 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) di Aula Gamalama, Ternate.

Penandatanganan PKS ini dilakukan dalam rangka mendukung percepatan pembangunan jaringan listrik desa di Provinsi Maluku Utara.

General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko menyampaikan, kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kelancaran pembangunan infrastruktur kelistrikan, khususnya di wilayah yang bersinggungan dengan area perizinan kehutanan.

“Ini juga merupakan tindak lanjut atas hasil rapat pembahasan rencana pembangunan jaringan listrik desa di Provinsi Maluku Utara yang sebelumnya telah dilaksanakan bersama para pemangku kepentingan, termasuk dukungan dari Dinas Kehutanan. Sinergi lintas sektor ini menjadi faktor kunci dalam mengakselerasi program elektrifikasi desa, khususnya pada wilayah yang berada di dalam atau melintasi kawasan hutan produksi,” ujar Soeratmoko.

Kerja sama ini bertujuan memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan, sekaligus meminimalkan potensi kendala administratif maupun teknis di lapangan. Para pihak menyepakati mekanisme koordinasi, pengaturan teknis, serta dukungan akses dalam pelaksanaan pembangunan jaringan listrik desa yang melintasi area perizinan pemanfaatan hutan.

Lebih lanjut, Soeratmoko menekankan, pembangunan jaringan listrik di kawasan hutan memerlukan pendekatan yang terintegrasi, baik dari aspek teknis, perizinan, maupun keberlanjutan lingkungan.

“Oleh karena itu, dukungan aktif dari perusahaan pemegang izin dan Dinas Kehutanan menjadi fondasi penting dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan pelestarian fungsi hutan,” tambahnya.

Secara teknis, sejumlah desa yang menjadi target pembangunan berada pada jalur yang memerlukan akses dan persetujuan lintas kawasan. Dengan adanya PKS ini, proses survei, konstruksi jaringan, hingga energize dapat dilaksanakan dengan koordinasi yang lebih terstruktur dan terukur.

Aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta kepatuhan terhadap standar operasional menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pelaksanaan. PLN memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai standar K3 dan regulasi kehutanan yang berlaku, sehingga tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.

Selain General Manager PLN UIW MMU, kegiatan ini turut dihadiri Manager UP3 Ternate, Manager UP2K Maluku Utara, serta perwakilan dari lima perusahaan pemegang PBPH, yaitu PT Bela Berkat Anugerah, PT Telaga Bakti Persada, PT Paleko Yubarsons, PT Wijaya Kencana Indonesia, dan PT Kalpika Wanatama (Unit I). Kehadiran seluruh pihak menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang berkelanjutan dan sesuai regulasi.

Perwakilan perusahaan pemegang PBPH dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap program pembangunan jaringan listrik desa.

“Kami mendukung penuh langkah PLN dalam mempercepat pembangunan jaringan listrik desa di Maluku Utara. Pada prinsipnya, kami siap berkoordinasi dan memberikan akses sesuai ketentuan perizinan yang berlaku, dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian hutan. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi di desa-desa sekitar kawasan hutan,” ujar perwakilan perusahaan.

Melalui penandatanganan PKS ini, PLN UIW MMU optimistis percepatan pembangunan jaringan listrik desa di Provinsi Maluku Utara dapat berjalan lebih efektif, terencana, dan berkelanjutan. Sinergi antara PLN, Dinas Kehutanan, dan perusahaan pemegang perizinan berusaha pemanfaatan hutan diharapkan menjadi model kolaborasi yang mampu mendukung pemerataan energi sekaligus menjaga kelestarian sumber daya alam. (PLN/Redaksi)

Amankan Infrastruktur Listrik, PLN UIW MMU Resmi Kerja Sama dengan Polda Maluku Utara

SOFIFI, 2 MARET 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Maluku dan Maluku Utara (MMU) memperkuat komitmennya dalam menjaga keandalan pasokan listrik melalui langkah strategis pengamanan infrastruktur kelistrikan.

Langkah ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Teknis (PKT) tentang Pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) dan Objek Tertentu di lingkungan PLN UIW MMU dengan Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara, bertempat di Mapolda Maluku Utara, Sofifi. Penandatanganan ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara PT PLN (Persero) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Kerja sama ini bertujuan memitigasi gangguan keamanan pada aset kelistrikan yang krusial bagi hajat hidup orang banyak. 

General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko menekankan bahwa pembangkit, jaringan transmisi, hingga gardu induk merupakan Objek Vital Nasional yang rentan terhadap gangguan fisik maupun non-fisik. 

“Perjanjian ini diharapkan menciptakan koordinasi solid dalam pengamanan aset, karena gangguan infrastruktur berdampak langsung pada aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ruang lingkup PKT mencakup pengamanan personel, audit sistem manajemen keamanan, pertukaran data terkait ancaman, serta penegakan hukum terhadap tindak pidana seperti pencurian kabel dan perusakan fasilitas.

Soeratmoko optimis sinergi dengan Polri akan mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur energi, mendukung investasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bumi Moloku Kie Raha.

Dirpamobvit Polda Maluku Utara, AKBP Heru Budiharto menyambut positif kolaborasi ini. Ia menekankan bahwa peran kepolisian tidak hanya sebatas pengamanan fisik, tetapi juga mencakup upaya preventif dan edukatif.

“Polda Maluku Utara berkomitmen mendukung PLN dalam menjaga keamanan Obvitnas melalui patroli rutin, pemantauan berbasis intelijen, dan koordinasi cepat jika terjadi potensi gangguan. Tindakan preventif ini bertujuan mencegah pencurian kabel, perusakan fasilitas, atau aktivitas ilegal lain yang dapat mengganggu pasokan listrik,” jelasnya.

AKBP Heru menambahkan, aparat kepolisian juga akan memberikan pendampingan kepada petugas PLN, terutama di wilayah yang memiliki tantangan geografis sulit dan tingkat sosial kompleks.

“Kerja sama ini juga membuka peluang bagi Polda untuk melakukan sosialisasi keamanan kepada masyarakat sekitar, agar warga turut menjaga aset kelistrikan demi kepentingan bersama,” tuturnya. (PLN/Redaksi)

PLN UIW MMU dan PT IWIP Perkuat Ketahanan Energi Halmahera Tengah, Pasokan Listrik Masyarakat Bertambah 2,5 MW

TANJUNG ULI, 2 MARET 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) memperkuat ketahanan energi di Halmahera Tengah melalui kerja sama strategis dengan sektor industri.

Langkah ini ditandai dengan penandatanganan amandemen Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) bersama PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) terkait peningkatan kapasitas pembelian tenaga listrik (excess power) dari 8,5 Megawatt (MW) menjadi 11 MW.

General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko menyampaikan, penambahan pasokan ini merupakan bagian dari strategi optimalisasi potensi energi di kawasan industri untuk memperkuat sistem kelistrikan masyarakat.

“Melalui skema pembelian excess power ini, kami memastikan cadangan daya di sistem Weda dan sekitarnya tetap terjaga pada level aman, terutama di tengah pertumbuhan konsumsi listrik rumah tangga dan usaha mikro,” ujar Soeratmoko.

Ia menambahkan, tambahan daya sebesar 2,5 MW akan meningkatkan keandalan sistem distribusi, khususnya saat beban puncak, sehingga potensi gangguan maupun pemadaman akibat defisit daya dapat ditekan.

“Dukungan PT IWIP sangat berarti bagi masyarakat Halmahera Tengah. Sinergi ini membantu kami menjaga kontinuitas pasokan listrik sekaligus mempercepat pemenuhan kebutuhan energi tanpa harus menunggu pembangunan pembangkit baru,” tambahnya.

Kerja sama ini juga mencerminkan efisiensi operasional, karena pemanfaatan daya lebih dari pembangkit yang telah tersedia memungkinkan percepatan pelayanan kelistrikan di wilayah berkembang. Kepastian pasokan listrik turut memberikan dampak positif terhadap iklim usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Presiden Direktur PT IWIP, Kevin He menyatakan, peningkatan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan di sekitar wilayah operasionalnya.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung keandalan pasokan listrik bagi masyarakat dan dunia usaha. Koordinasi dengan PLN akan kami perkuat agar kualitas daya yang disalurkan memenuhi standar teknis dan memberikan manfaat optimal bagi pelanggan,” tegas Kevin He.

Ke depan, PLN UIW MMU akan terus membuka peluang kolaborasi dengan pelaku industri di Maluku dan Maluku Utara guna memperkuat sistem kelistrikan yang andal dan berkelanjutan, sebagai fondasi percepatan transformasi ekonomi di wilayah timur Indonesia. (PLN/Redaksi)

Safari Ramadan 1447 H, PLN UP3 Sofifi dan YBM Santuni 50 Anak Yatim di Maluku Utara

SOFIFI, 26 Februari 2026 – Dalam rangka mengambil momentum kemuliaan bulan suci Ramadhan 1447 H, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Maluku dan Maluku Utara (MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi bersinergi dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) menggelar kegiatan Safari Ramadhan yang sarat dengan nilai kepedulian sosial.

Kegiatan yang dipusatkan di Sofifi ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar wilayah kerja PLN. Safari Ramadan tersebut turut dihadiri langsung oleh General Manager PLN UIW MMU beserta jajaran Senior Manager.

Kehadiran jajaran pimpinan ini menunjukkan komitmen kuat PLN untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat serta memastikan semangat berbagi tertanam dalam budaya kerja perusahaan, bukan sekadar kewajiban administratif.

Dalam kegiatan tersebut, PLN UP3 Sofifi melalui YBM menyalurkan santunan dan paket bantuan kepada 50 penerima manfaat yang terdiri dari anak yatim, kaum duafa, dan para janda. Bantuan ini bersumber dari zakat, infak, dan sedekah pegawai PLN yang dipotong setiap bulan dan dikelola secara profesional oleh YBM guna membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya selama bulan Ramadhan.

General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko, dalam sambutannya menyampaikan, Safari Ramadhan merupakan wujud rasa syukur atas kelancaran operasional kelistrikan di wilayah Maluku Utara.

“Kami ingin kebahagiaan Ramadhan ini dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan berbagi kepada 50 saudara kita di Sofifi, kami berharap doa yang tulus turut mengiringi upaya kami dalam menjaga keandalan pasokan listrik sehingga dapat terus melayani masyarakat secara optimal hingga Hari Raya nanti,” tuturnya.

Ia juga berharap kegiatan Safari Ramadhan ini tidak hanya menjadi agenda tahunan semata, tetapi mampu mempererat hubungan antara PLN dan masyarakat. Menurutnya, melalui kegiatan berbagi dan silaturahmi seperti ini, akan terbangun kepercayaan serta dukungan masyarakat terhadap upaya PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan di Maluku dan Maluku Utara.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Sofifi, Ilham Sunda Diputra menjelaskan bahwa penetapan 50 penerima manfaat telah melalui proses verifikasi agar bantuan tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara PLN dan YBM merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam memberikan dampak sosial positif bagi lingkungan sekitar, khususnya dalam membantu pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat selama bulan puasa.

Kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah Ramadhan, serta doa bersama untuk keselamatan dan kelancaran tugas para petugas PLN di lapangan. Suasana haru dan khidmat terasa saat penyerahan bantuan secara simbolis oleh General Manager kepada perwakilan penerima manfaat.

Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama sebagai simbol kebersamaan dan eratnya persaudaraan antara insan PLN dan masyarakat Sofifi. (PLN/Redaksi)

Promo PLN Ramadan 2026: Diskon Tambah Daya 50 Persen Lewat PLN Mobile

AMBON, 26 FEBRUARI 2026 – Dalam rangka momen bulan suci Ramadhan dan menyambut Idul Fitri 1447 H, PLN menghadirkan program promo spesial “Ramadhan Terang, Lebaran Tenang” berupa diskon 50 persen biaya tambah daya listrik melalui aplikasi PLN Mobile.

Program ini berlaku mulai 25 Februari hingga 10 Maret 2026 dan ditujukan bagi pelanggan tegangan rendah 1 fasa semua golongan tarif dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA yang ingin melakukan tambah daya hingga maksimal 7.700 VA.

General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko menyampaikan, promo ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam memastikan kenyamanan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri.

“Kebutuhan listrik masyarakat cenderung meningkat selama Ramadhan hingga Lebaran, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun aktivitas usaha. Melalui promo ini, kami ingin memberikan kemudahan dan keringanan biaya bagi pelanggan yang ingin menambah daya, sehingga ibadah dan momen kebersamaan keluarga dapat berlangsung dengan nyaman dan tanpa khawatir,” tuturnya.

Detail Program Promo

Melalui program ini, pelanggan cukup melakukan minimal satu kali transaksi pembelian token atau pembayaran tagihan listrik melalui aplikasi PLN Mobile untuk mendapatkan e-voucher diskon tambah daya sebesar 50 persen.

Beberapa ketentuan utama program ini antara lain:

  • Berlaku untuk konsumen 1 fasa semua golongan tarif.
  • Terdaftar sebagai pelanggan PLN sebelum 1 Februari 2026.
  • Maksimal 1 kali promo per IDPEL selama periode berlangsung.
  • Biaya Penyambungan (BP) dibayar penuh di muka (tanpa cicilan)
  • Uang Jaminan Langganan (UJL) dapat dicicil hingga 12 kali (khusus pascabayar).
  • Tidak dapat turun daya minimal 1 tahun setelah realisasi tambah daya.
  • Promo tidak dapat digabungkan dengan keringanan BP lainnya.

Diskon 50 persen ini memberikan penghematan signifikan bagi pelanggan. Sebagai contoh, pelanggan dengan daya awal 1.300 VA yang ingin menambah daya ke 3.500 VA cukup membayar setengah dari biaya normal sesuai tabel resmi promo.

PLN UIW MMU mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan promo ini dengan mengunduh dan menggunakan aplikasi PLN Mobile yang tersedia di Play Store dan App Store.

“Semua proses dapat dilakukan dengan mudah dan transparan melalui PLN Mobile. Kami terus berkomitmen menghadirkan layanan yang andal, mudah, dan responsif demi mendukung aktivitas masyarakat Maluku dan Maluku Utara,” tutupnya. (PLN/Redaksi)

PLN ULP Tobelo Gelar Sosialisasi Keselamatan Listrik dan PLN Mobile di Desa Paca

TOBELO, 26 FEBRUARI 2026 – PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tobelo menggelar kegiatan sosialisasi edukatif bagi perangkat desa dan warga Desa Paca.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan ketenagalistrikan serta pemanfaatan layanan kelistrikan berbasis digital.

General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko menyampaikan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap operasional perusahaan. Ia menegaskan, PLN tidak hanya berfokus pada keandalan pasokan listrik, tetapi juga memastikan masyarakat memahami potensi risiko dan cara pencegahannya.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami ingin memastikan seluruh masyarakat, termasuk di Desa Paca, memahami bagaimana menggunakan listrik secara aman serta menjaga jarak dari jaringan listrik. Melalui edukasi yang berkelanjutan, kami berharap potensi kecelakaan dapat ditekan semaksimal mungkin,” ujar Soeratmoko.

Ia juga menambahkan, transformasi layanan melalui digitalisasi merupakan bagian dari komitmen PLN dalam meningkatkan kualitas pelayanan. 

“PLN Mobile kami hadirkan untuk memberikan kemudahan, kecepatan, dan transparansi layanan. Dengan aplikasi ini, masyarakat dapat mengakses berbagai kebutuhan kelistrikan secara mandiri tanpa harus datang ke kantor layanan,” tambahnya.

Fokus utama agenda ini adalah memberikan pemahaman mengenai penggunaan listrik yang aman di lingkungan rumah tangga serta pengenalan fitur digital melalui aplikasi PLN Mobile sebagai solusi layanan kelistrikan modern yang lebih cepat dan transparan.

Dalam paparannya, tim PLN ULP Tobelo menekankan bahwa aspek keselamatan harus dipahami seluruh lapisan masyarakat. Warga diberikan edukasi mengenai potensi bahaya akibat sentuhan langsung maupun tidak langsung dengan instalasi listrik, serta pentingnya menjaga jarak aman minimal tiga meter dari jaringan listrik. Larangan mendirikan bangunan, memasang papan reklame, maupun melakukan aktivitas berisiko di sekitar kabel listrik turut menjadi perhatian agar masyarakat terhindar dari kecelakaan.

PLN ULP Tobelo memastikan kegiatan sosialisasi akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan. Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif menjaga keandalan jaringan dengan segera melaporkan gangguan atau kerusakan aset kelistrikan demi keamanan bersama.

Sejalan dengan edukasi keselamatan, warga diperkenalkan dengan aplikasi PLN Mobile melalui demonstrasi langsung. Peserta diajarkan cara membeli token, membayar tagihan, serta melaporkan gangguan secara mandiri melalui ponsel. Layanan ini memungkinkan masyarakat memantau penggunaan listrik dan memperoleh respons teknis dengan lebih cepat.

Perangkat Desa Paca menyambut baik inisiatif tersebut dan menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim PLN di tengah masyarakat. 

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran tim PLN yang mau turun langsung ke desa kami. Dengan adanya sosialisasi ini, warga kami kini lebih mengenali potensi bahaya listrik dan tahu apa yang harus dilakukan. Kami juga sangat terbantu karena sekarang warga bisa melaporkan gangguan secara langsung lewat aplikasi tanpa harus pergi jauh ke kantor PLN,” tuturnya.

Kegiatan ini menjadi wadah komunikasi yang konstruktif antara PLN dan masyarakat Desa Paca. Dengan meningkatnya pemahaman keselamatan serta pemanfaatan layanan digital, PLN ULP Tobelo optimistis pelayanan kelistrikan dapat semakin andal dan responsif bagi warga. (PLN/Redaksi)

Perkuat Budaya K3L, PLN UP3 Ambon Beri Edukasi Kelistrikan di Rutan Ambon

AMBON, 24 FEBRUARI 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon melaksanakan kunjungan sekaligus kegiatan sosialisasi di Rumah Tahanan Negara Kelas II A Ambon.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai proses bisnis (probis) PLN serta pentingnya penerapan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) kepada pegawai dan para penghuni rutan sebagai bagian dari upaya peningkatan kesadaran keselamatan dan kepatuhan terhadap ketentuan kelistrikan.

General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko, dalam keterangannya menyampaikan, edukasi kelistrikan merupakan bagian dari tanggung jawab PLN dalam memastikan pemanfaatan energi listrik berjalan aman dan sesuai regulasi.

“PLN tidak hanya berperan sebagai penyedia listrik, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk terus mengedukasi masyarakat dan institusi mengenai penggunaan listrik yang aman, legal, dan berkelanjutan. Melalui sosialisasi ini, kami ingin membangun pemahaman bersama bahwa aspek keselamatan dan kepatuhan adalah fondasi utama dalam setiap proses bisnis kelistrikan,” tutur Soeratmoko.

Soeratmoko berharap, sinergi yang terjalin ini dapat mendukung terciptanya pelayanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan di wilayah kerja PLN UP3 Ambon.

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Manager PLN UP3 Ambon, Ramli Malawat, yang didampingi oleh Manager ULP Baguala serta Team Leader K3L UP3 Ambon. Dalam sambutannya, Ramli menegaskan, kolaborasi dengan berbagai instansi menjadi bagian penting dalam mendukung keandalan sistem kelistrikan di wilayah Ambon dan sekitarnya.

“Sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga pemasyarakatan, sangat penting agar seluruh proses pelayanan kelistrikan dapat berjalan tertib, aman, dan sesuai prosedur. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai layanan PLN,” ungkap Ramli.

Pada sesi sosialisasi proses bisnis PLN, tim UP3 Ambon memaparkan alur pelayanan kelistrikan, mulai dari permohonan pasang baru, perubahan daya, hingga mekanisme penanganan gangguan. Penjelasan juga mencakup pentingnya penggunaan listrik secara legal dan sesuai standar instalasi guna meminimalkan potensi bahaya serta menghindari pelanggaran ketenagalistrikan.

Sementara itu, Team Leader K3L UP3 Ambon menekankan pentingnya budaya keselamatan dalam setiap aktivitas yang berkaitan dengan listrik. Ia menjelaskan potensi risiko kelistrikan, langkah pencegahan kecelakaan, serta pentingnya kepatuhan terhadap prosedur keselamatan.

“Keselamatan merupakan prioritas utama. Dengan memahami potensi bahaya listrik dan cara pencegahannya, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, baik di tempat kerja maupun di lingkungan hunian,” jelasnya.

Pihak Rumah Tahanan Negara Kelas II A Ambon menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi inisiatif PLN UP3 Ambon dalam memberikan edukasi langsung kepada pegawai serta warga binaan. 

Kegiatan ini dinilai memberikan tambahan wawasan yang bermanfaat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam pemanfaatan listrik.

Melalui kegiatan ini, PLN UP3 Ambon menegaskan komitmennya untuk terus memperluas edukasi kelistrikan dan penguatan budaya K3L kepada masyarakat serta institusi mitra. (PLN/Redaksi)

Gerak Cepat PLN Tobelo, Listrik di Loloda dan Loloda Utara Kembali Normal Usai Banjir dan Longsor

TOBELO, 24 FEBRUARI 2026 –  PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tobelo bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan pasca banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Loloda dan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara.

Cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi mengakibatkan gangguan pada jaringan distribusi listrik dan berdampak pada 6.013 pelanggan. Sejumlah infrastruktur kelistrikan mengalami kerusakan, mulai dari tiang listrik roboh, konduktor tertimbun material longsor, hingga gardu distribusi yang tergenang air. Demi keselamatan masyarakat dan petugas, beberapa penyulang sempat dipadamkan sementara.

General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko menegaskan, keselamatan dan kecepatan pemulihan menjadi prioritas utama perseroan dalam setiap penanganan gangguan akibat bencana.

“Kami memastikan seluruh proses penanganan dilakukan dengan mengutamakan aspek keselamatan kerja dan keselamatan masyarakat. PLN bergerak cepat agar sistem kelistrikan segera pulih, sehingga aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan normal,” tegasnya.

Ia menambahkan, PLN terus memperkuat koordinasi internal dan eksternal guna memastikan respons tanggap darurat berjalan efektif, termasuk dukungan personel, material, serta peralatan pendukung.

Sejak awal kejadian, tim teknis PLN UP3 Tobelo langsung melakukan asesmen lapangan untuk memetakan titik kerusakan. Tantangan medan berupa akses jalan terputus dan kondisi tanah labil tidak menghambat proses perbaikan. Pemulihan dilakukan bertahap dengan prioritas pada perbaikan jaringan utama (feeder), dilanjutkan ke jaringan tegangan rendah yang langsung melayani pelanggan.

Manager PLN UP3 Tobelo, Anton Tonapa menyampaikan, seluruh personel dikerahkan untuk mempercepat normalisasi sistem, apalagi telah memasuki bulan suci Ramadhan.

“Listrik bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi penopang aktivitas ibadah masyarakat. Kami berkomitmen agar pelanggan di Loloda dan Loloda Utara dapat kembali menikmati listrik sehingga dapat menunaikan ibadah puasa dengan penuh khidmat,” ujarnya.

Upaya teknis yang dilakukan meliputi penggantian tiang yang patah, penarikan ulang konduktor, pembersihan dan normalisasi gardu terdampak, serta pengujian kelayakan sistem sebelum penormalan tegangan dilakukan. Dukungan genset, kendaraan operasional, dan material cadangan turut dikerahkan untuk mempercepat proses perbaikan. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat setempat juga dilakukan guna mendukung kelancaran mobilisasi tim.

Hingga hari inj, seluruh pelanggan terdampak atau sebanyak 6.013 pelanggan telah kembali menikmati aliran listrik. Dengan demikian, sistem kelistrikan di wilayah Loloda dan Loloda Utara berhasil dipulihkan sepenuhnya dalam waktu relatif singkat pasca kejadian.

Dalam bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, PLN memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga dan mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya kelistrikan di lingkungan sekitar.

Melalui respons cepat ini, PLN menegaskan komitmennya untuk selalu hadir menjaga keandalan pasokan listrik, termasuk dalam situasi darurat kebencanaan, demi mendukung aktivitas dan ibadah masyarakat Halmahera Utara. (PLN/Redaksi)

Turut Berkontribusi Pulihkan Listrik Pasca Bencana di Sumatera, PLN UIW MMU Raih Penghargaan

PLN UIW MMU Gerak Cepat Pulihkan Pasokan Listrik untuk Ribuan Pelanggan Pasca Cuaca Ekstrem di Ambo dan Sekitarnya

BPBJ Maluku Utara Dorong Kontrak Payung Jalan Lapen demi Efisiensi Anggaran

Sofifi, Maluku Utara – Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Provinsi Maluku Utara menggelar market sounding, konsolidasi, serta kontrak payung pekerjaan konstruksi jalan lapen sebagai bagian dari persiapan pengadaan melalui sistem e-purchasing versi 6.

Kepala BPBJ Provinsi Maluku Utara, Hairil Hi Hukum, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada penyedia jasa konstruksi mengenai mekanisme pengadaan melalui kontrak payung, khususnya untuk pekerjaan jalan lapen yang akan dikonsolidasikan.

“Market sounding ini penting agar penyedia memahami skema pengadaan yang akan kita jalankan, sekaligus menyiapkan diri untuk masuk ke dalam etalase e-katalog,” ujar Hairil usai kegiatan yang berlangsung di Bela Hotel Ternate, Kamis (5/2/2026).

Menurut Hairil, penerapan kontrak payung konsolidasi jalan lapen diharapkan mampu meningkatkan efisiensi anggaran serta mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di Maluku Utara. Dengan skema konsolidasi, proses pengadaan dinilai lebih sederhana dan terkoordinasi.

“Melalui kontrak payung ini, kita harapkan ada efisiensi dan percepatan pembangunan jalan. Skema seperti ini juga memberi ruang lebih besar bagi kontraktor lokal untuk berpartisipasi,” katanya.

BPBJ, kata Hairil, memilih konstruksi jalan lapen sebagai alternatif karena dinilai lebih ekonomis dibandingkan hotmix. “Dari sisi biaya, lapen lebih efisien. Kalau hotmix, biayanya relatif mahal,” ujarnya.

Adapun terkait kualitas dan spesifikasi teknis pekerjaan jalan lapen, Hairil menegaskan hal tersebut menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara. “Untuk kualitas dan spesifikasi teknis, itu menjadi kewenangan Kepala Dinas PUPR,” katanya.

Hairil berharap pelaku usaha jasa konstruksi, khususnya penyedia lokal, segera memenuhi persyaratan agar dapat masuk ke etalase e-katalog. Dengan begitu, mereka dapat berpartisipasi dalam e-purchasing paket konsolidasi jalan lapen yang akan dilaksanakan ke depan.

“Mudah-mudahan penyedia bisa masuk ke etalase e-katalog dan ikut berpartisipasi dalam e-purchasing paket konsolidasi lapen ini,” ujarnya. (Redaksi)

RAT ke-33 KTKBM Pelabuhan A. Yani Ternate Digelar, Kesejahteraan Buruh Hingga K3 Jadi Topik Utama

Ternate, Maluku Utara – Koperasi Jasa Tenaga Kerja Bongkar Muat (KTKBM) Pelabuhan Ahmad Yani Ternate menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-33 dengan agenda utama pemilihan pengurus dan badan pengawas baru untuk masa bakti 2026–2031. Kegiatan tersebut berlangsung di Bela Hotel, Ternate, Rabu (4/2/2026).

Wakil Ketua TKBM Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Irfan M. Saleh, mengatakan RAT kali ini menjadi momentum penting bagi anggota koperasi untuk menentukan struktur kepengurusan yang baru.

“Agenda utama hari ini adalah pemilihan pengurus, baik Badan Pengurus maupun Badan Pengawas Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat Pelabuhan Ahmad Yani Ternate untuk periode 2026–2031,” ujar Irfan kepada wartawan usai kegiatan.

Ia menjelaskan, dalam RAT tersebut anggota koperasi akan memilih lima orang pengurus dan tiga orang unsur pengawas sebagai bagian dari struktur organisasi yang baru.

Irfan berharap, kepengurusan yang terpilih nantinya mampu meningkatkan kinerja koperasi sekaligus lebih memperhatikan kesejahteraan seluruh anggota, tanpa mengesampingkan produktivitas bongkar muat barang di lingkungan pelabuhan.

Menurutnya, selama ini masih berkembang persepsi di masyarakat bahwa tingginya harga barang di pasar disebabkan oleh mahalnya biaya tenaga kerja bongkar muat. Karena itu, pengurus baru diharapkan dapat mendorong efisiensi biaya logistik dengan tetap menjamin hak-hak buruh.

“Produktivitas bongkar muat dan upaya menekan biaya logistik perlu menjadi perhatian serius, karena selama ini masyarakat menilai tingginya harga barang dipengaruhi oleh biaya buruh. Ini yang akan kami dorong kepada kepengurusan baru,” jelasnya.

Selain peningkatan produktivitas, Irfan menegaskan bahwa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga akan menjadi salah satu program prioritas pengurus yang baru. Ia menilai penerapan K3 merupakan fondasi utama dalam menjaga keselamatan tenaga kerja bongkar muat di kawasan pelabuhan.

“K3 akan masuk dalam program kerja kepengurusan yang baru, karena itu adalah dasar penting dalam menjaga keselamatan kerja di pelabuhan,” pungkasnya.

RAT ke-33 ini diharapkan menjadi momentum penguatan kelembagaan koperasi sekaligus meningkatkan peran Tenaga Kerja Bongkar Muat dalam mendukung kelancaran aktivitas kepelabuhanan di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate. (Redaksi)

Berbagi Pengetahuan, PLN UIW MMU Beri Edukasi Tentang Energi Terbarukan di SMAN 1 Tual

TUAL, 2 FEBRUARI 2026 – PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tual menggelar kegiatan berbagi pengetahuan di SMA Negeri 1 Kota Tual.

Kegiatan yang mengusung tema “Mengenal Energi Baru Terbarukan untuk Masa Depan yang Berkelanjutan” ini diikuti secara antusias oleh puluhan siswa dan guru. Program edukasi tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung peningkatan literasi energi, khususnya Energi Baru Terbarukan (EBT), di kalangan generasi muda.

General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko mengatakan, kegiatan edukasi ini bertujuan menanamkan pemahaman mengenai pentingnya transisi energi sejak dini. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan energi nasional ke depan.

“Perubahan menuju energi bersih dan berkelanjutan tidak hanya membutuhkan teknologi, tetapi juga kesadaran dan pemahaman masyarakat, terutama generasi muda. Melalui kegiatan ini, PLN berharap para pelajar dapat mengenal potensi EBT sejak dini dan tumbuh menjadi agen perubahan yang peduli terhadap lingkungan dan masa depan energi Indonesia,” kata Soeratmoko.

Ia berharap agar kegiatan edukasi seperti ini dapat memberikan dampak jangka panjang, tidak hanya sebagai pengetahuan, tetapi juga sebagai inspirasi bagi para siswa dalam menentukan pilihan pendidikan dan karier di masa depan.

“Kami berharap para siswa dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dan kepedulian terhadap isu energi dan lingkungan. Ke depan, mereka diharapkan mampu mengambil peran aktif, baik sebagai inovator, profesional, maupun masyarakat yang bijak dalam menggunakan energi demi mendukung pembangunan berkelanjutan di daerahnya masing-masing,” tambahnya.

Acara dipimpin oleh Assistant Manager Perencanaan PLN UP3 Tual, Joko Kariyono, bersama Tim Perencanaan. Dalam paparannya, Joko menyampaikan materi komprehensif seputar potensi, teknologi, serta strategi pengembangan pembangkit listrik berbasis EBT, khususnya yang relevan dengan kondisi wilayah Maluku Tenggara. Ia menekankan pentingnya transisi energi bersih untuk mendukung ketahanan energi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Generasi muda adalah penerus bangsa yang akan memegang kendali di masa depan. Memahami EBT sejak dini sangat krusial agar mereka dapat berkontribusi dalam mewujudkan kemandirian energi yang bersih dan berkelanjutan,” ujar Joko Kariyono.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Kota Tual, Fata Tukloy, S.Pd., M.Pd., menyambut baik inisiatif PLN UP3 Tual. Ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi PLN dalam memberikan wawasan tambahan bagi siswa di luar kurikulum reguler.

“Kami sangat berterima kasih atas kontribusi nyata PLN. Materi yang disampaikan membuka cakrawala baru bagi siswa kami tentang peluang dan tantangan di sektor energi, sekaligus menginspirasi mereka untuk tertarik pada bidang teknik dan lingkungan,” ungkap Fata Tukloy.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi tanya jawab yang dinamis. Para siswa tampak antusias dan aktif mengajukan pertanyaan seputar prospek karir di sektor EBT, penerapan energi surya dan bayu di Kota Tual, serta peran pelajar dalam mendukung penghematan energi.

Melalui kegiatan ini, PLN berharap dapat menumbuhkan minat dan bakat generasi muda Kota Tual di bidang energi, khususnya energi baru terbarukan, sehingga mereka dapat berkontribusi dalam membangun daerah menuju masa depan yang terang, mandiri, dan berkelanjutan. (PLN/Redaksi)

Songsong Bulan Suci Ramadhan, PLN UP3 Sofifi Bersama YBM Salurkan Bantuan untuk 28 Siswa di Tikep

SOFIFI, 2 FEBRUARI 2026 – Menyongsong datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi berkolaborasi dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menggelar aksi sosial bertajuk “Ramadhan Berbagi”. 

Kegiatan ini diwujudkan melalui penyaluran bantuan perlengkapan ibadah dan alat pendukung belajar kepada 42 siswa-siswi Sekolah Rakyat SMA Negeri 28 Kota Tidore Kepulauan. Program ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia sekaligus memperkuat nilai sosial-keagamaan di tengah masyarakat.

General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko menuturkan  kegiatan Ramadhan Berbagi ini mencerminkan kepedulian PLN terhadap pembentukan karakter generasi muda, khususnya dalam menyambut bulan suci yang sarat dengan nilai spiritual dan sosial.

“PLN tidak hanya berfokus pada keandalan pasokan listrik, tetapi juga berkomitmen hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui program ini, kami ingin mendorong kesiapan mental dan spiritual para pelajar agar dapat menjalani ibadah Ramadhan dengan lebih khusyuk, sekaligus menumbuhkan semangat belajar dan akhlak yang baik sejak dini,” tutur Soeratmoko.

Paket bantuan yang disalurkan meliputi mukena bagi siswi, baju koko bagi siswa, mushaf Al-Qur’an, alat dzikir, serta tumbler sebagai upaya mendukung pola hidup sehat dan ramah lingkungan di lingkungan sekolah.

Manager PLN UP3 Sofifi, Ilham Sunda Diputra mengungkapkan, momentum menjelang Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.

“Kami ingin memastikan adik-adik di SMA Negeri 28 Tidore Kepulauan dapat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dengan fasilitas yang layak dan nyaman. Semangat beribadah ini kami harapkan berbanding lurus dengan semangat mereka dalam menuntut ilmu dan meraih masa depan yang lebih baik,” jelas Ilham.

Dana bantuan tersebut berasal dari zakat profesi pegawai muslim PLN yang dikelola secara terpusat oleh YBM PLN. Dengan menyasar siswa Sekolah Rakyat, PLN menegaskan bahwa kehadiran perusahaan tidak hanya terbatas pada pelayanan kelistrikan, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan keagamaan yang berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di wilayah Maluku Utara.

Selain perlengkapan sholat, penyaluran Al-Qur’an dan alat dzikir diharapkan dapat memotivasi para siswa untuk memperbanyak amalan ibadah selama bulan puasa. Sementara itu, penyertaan tumbler menjadi pesan khusus dari PLN agar para siswa senantiasa menjaga kesehatan melalui pemenuhan cairan saat berbuka dan sahur, sekaligus mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di kawasan kepulauan.

Perwakilan guru SMA Negeri 28 Kota Tidore Kepulauan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian PLN UP3 Sofifi dan YBM PLN. 

“Bantuan ini sangat berarti bagi para siswa yang sebagian besar berasal dari keluarga sederhana, sehingga mereka lebih siap dan antusias menyambut rangkaian ibadah di bulan suci Ramadhan,” ujar Perwakilan guru SMA Negeri 28 Kota Tidore Kepulauan. (PLN/Redaksi)

Jelang Peresmian RSUD Haltim Oleh Presiden RI, PLN UP3 Sofifi ULP Maba Pastikan Listrik Tetap Andal

HALMAHERA TIMUR, 31 JANUARI 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) menegaskan komitmennya dalam mendukung agenda nasional melalui pengamanan pasokan listrik pada fasilitas vital negara.

Komitmen ini diwujudkan melalui kesiapan PLN UP3 Sofifi-ULP Maba dalam memastikan keandalan sistem kelistrikan RSUD Maba, Kabupaten Halmahera Timur, menjelang rencana peresmian oleh Presiden Republik Indonesia.

General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko menyampaikan, keandalan listrik pada fasilitas kesehatan strategis merupakan bagian dari tanggung jawab PLN dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan nasional, khususnya di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).

“PLN berkomitmen penuh memastikan pasokan listrik yang andal, aman, dan berlapis pada RSUD Maba. Rumah sakit ini memiliki peran strategis dalam peningkatan layanan kesehatan masyarakat Halmahera Timur, sehingga keandalan kelistrikan menjadi faktor krusial yang tidak boleh terganggu,” ujar Soeratmoko.

Kesiapan tersebut ditunjukkan melalui keterlibatan langsung PLN UP3 Sofifi-ULP Maba dalam mendampingi kunjungan kerja Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, bersama Gubernur Maluku Utara di RSUD Maba pada Jumat (30/1/2026). 

Kunjungan ini merupakan bagian dari inspeksi akhir kesiapan fasilitas rumah sakit yang direncanakan akan diresmikan oleh Presiden RI.

Manager PLN UP3 Sofifi, Ilham Sunda Diputra menjelaskan, RSUD Maba merupakan objek vital yang membutuhkan suplai listrik berkesinambungan, tidak hanya untuk kebutuhan penerangan, tetapi juga untuk mendukung pengoperasian peralatan medis kritikal.

“PLN telah memastikan pasokan listrik yang stabil untuk mendukung ruang operasi, ICU, serta peralatan medis lainnya yang membutuhkan kualitas tegangan tinggi dan tanpa gangguan,” jelas Ilham.

Sebagai bagian dari persiapan peresmian, PLN telah melakukan penguatan infrastruktur kelistrikan melalui penyambungan pelanggan Tegangan Menengah (TM). Langkah ini bertujuan untuk menjamin kecukupan daya serta kemandirian pasokan listrik bagi seluruh fasilitas gedung baru rumah sakit tipe C tersebut.

Selain penguatan di dalam area rumah sakit, PLN juga menyiapkan skema pengamanan kelistrikan apabila Presiden RI hadir langsung dalam peresmian. Personel teknis akan disiagakan di titik-titik strategis sepanjang jalur kunjungan kenegaraan, didukung dengan penerapan skema pasokan berlapis (layered supply).

Dalam skema ini, PLN menyiapkan Uninterruptible Power Supply (UPS) dan genset mobile sebagai cadangan utama guna mengantisipasi potensi gangguan dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan kenegaraan berjalan lancar tanpa kendala kelistrikan.

Dalam kunjungannya, Menteri Kesehatan RI turut menekankan pentingnya menjaga kestabilan tegangan listrik yang menyuplai RSUD Maba, mengingat besarnya nilai investasi peralatan medis dan peran rumah sakit tersebut dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat Halmahera Timur.

Melalui langkah-langkah ini, PLN UIW MMU menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung agenda nasional dan penguatan infrastruktur kesehatan. Keandalan pasokan listrik di RSUD Maba menjadi wujud nyata transformasi PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang tangguh, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (PLN/Redaksi)

Bahas Arah Penguatan Listrik untuk Kebutuhan Domestik, PLN ULP Weda Audiens dengan Pemkab Halmahera Tengah

Dorong Penguatan Kapasitas Warga, PLN UIW MMU Melalui Program Desa Siaga Gelar Edukasi Tanggap Bencana

Amankan Objek Vital Nasional, PLN UIW MMU Teken MoU dengan Polda Maluku

AMBON, 26 JANUARI 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Kepolisian Daerah (Polda) Maluku terkait penyelenggaraan kegiatan jasa pengamanan Objek Vital Nasional, Senin (26/1/2026).

Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat keamanan infrastruktur kelistrikan guna menjamin keandalan pasokan listrik di wilayah Maluku dan Maluku Utara.

General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko menyampaikan, kerja sama ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam menjaga aset-aset strategis kelistrikan yang memiliki peran vital bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

“Hari ini kami menegaskan komitmen PLN untuk memastikan seluruh Objek Vital Nasional di sektor kelistrikan berada dalam kondisi aman. Sinergi dengan Ditpamobvit Polda Maluku sangat penting agar operasional kelistrikan berjalan andal, aman, dan berkelanjutan demi kepentingan masyarakat luas,” tutur Soeratmoko.

Penandatanganan MoU ini mencakup penguatan koordinasi pengamanan, dukungan operasional, serta langkah-langkah antisipatif terhadap potensi gangguan keamanan yang dapat memengaruhi sistem kelistrikan.

Soeratmoko berharap, kerja sama ini tidak hanya bersifat formalitas, tetapi benar-benar terimplementasi secara nyata di lapangan melalui koordinasi yang intensif dan berkesinambungan. 

“Kami berharap melalui MoU ini terbangun sinergi yang semakin kuat, tidak hanya dalam aspek pengamanan fisik, tetapi juga dalam peningkatan respons cepat terhadap setiap potensi gangguan. Dengan dukungan penuh dari Polda Maluku, kami optimistis keandalan pasokan listrik di Maluku dan Maluku Utara dapat terus terjaga demi mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Pamobvit Polda Maluku, Kombes Pol. Donni Eka Syaputra, S.H., S.I.K., M.M., menegaskan komitmen kepolisian dalam mendukung pengamanan Objek Vital Nasional, khususnya di sektor ketenagalistrikan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

“Polda Maluku berkomitmen memberikan dukungan pengamanan secara profesional dan sesuai ketentuan hukum. Melalui MoU yang ditandatangani hari ini, kami berharap sinergi dengan PLN semakin kuat dalam menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran pelayanan publik,” kata Kombes Pol. Donni Eka Syaputra. (PLN/Redaksi)

Peduli Korban Bencana Alam di Halmahera Barat, YBM PLN UIW MMU Salurkan Bantuan Kemanusian

HALMAHERA BARAT, 21 JANUARI 2026 – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana alam, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir dan tanah longsor di Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara.

General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko menyatakan, kehadiran PLN di tengah masyarakat tidak hanya terbatas pada penyediaan listrik, tetapi juga mencakup tanggung jawab sosial, khususnya pada saat masyarakat menghadapi situasi darurat.

“PLN hadir tidak hanya untuk memastikan pasokan listrik tetap aman dan andal, tetapi juga untuk membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas insan PLN terhadap saudara-saudara kita di Halmahera Barat,” ucap Soeratmoko.

Melalui sinergi antara unit kerja dan YBM PLN, dia berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata serta menjadi penyemangat bagi masyarakat Halmahera Barat untuk bangkit dan pulih dari dampak bencana.

Soeratmoko menambahkan, PLN UIW MMU juga memastikan kesiapsiagaan tim teknis di lapangan.

“Selain bantuan logistik, kami terus melakukan pemantauan dan pengamanan infrastruktur kelistrikan pascabencana untuk mencegah potensi bahaya listrik dan memastikan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh tim PLN UP3 Sofifi ke sejumlah titik strategis guna memastikan bantuan tepat sasaran dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial PLN yang berfokus pada respons cepat, empati, dan kebermanfaatan bagi masyarakat terdampak bencana.

Manager PLN UP3 Sofifi, Ilham Sunda Diputra menjelaskan, tim PLN bergerak cepat berkoordinasi dengan pihak terkait di lapangan.

“Kami berupaya memastikan bantuan dapat diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan, sekaligus terus memantau kondisi jaringan listrik agar tetap aman pascabencana,” ujarnya.

Penyaluran bantuan diawali di Posko Utama Gabungan yang berlokasi di Kantor Camat Ibu Tengah, Desa Tongute Ternate. Di lokasi ini, PLN menyerahkan paket sembako untuk mendukung operasional posko utama yang menjadi pusat koordinasi penanganan bencana bagi desa-desa terdampak di wilayah Kecamatan Ibu.

Selanjutnya, tim PLN dan YBM PLN menyalurkan bantuan ke Posko Desa Kecil/Dapur Umum di Desa Tongute Ternate (Pantai). Dapur umum menjadi elemen penting dalam menjamin ketersediaan makanan bagi para pengungsi yang kehilangan akses memasak secara mandiri. Bantuan bahan pangan ini diharapkan dapat menjaga pemenuhan kebutuhan gizi warga, terutama anak-anak dan lansia.

Titik penyaluran berikutnya adalah Posko Desa Kecil/Dapur Umum di Desa Gamlamo. Kehadiran tim PLN disambut hangat oleh warga dan relawan setempat. Bantuan yang disalurkan melalui YBM PLN, sebagai wadah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah pegawai PLN ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi sekaligus memberikan dukungan moral bagi masyarakat yang terdampak banjir dan longsor. (PLN/Redaksi)

Pilih Wilayah