BPBJ Maluku Utara Dorong Kontrak Payung Jalan Lapen demi Efisiensi Anggaran

Sofifi, Maluku Utara – Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Provinsi Maluku Utara menggelar market sounding, konsolidasi, serta kontrak payung pekerjaan konstruksi jalan lapen sebagai bagian dari persiapan pengadaan melalui sistem e-purchasing versi 6.

Kepala BPBJ Provinsi Maluku Utara, Hairil Hi Hukum, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada penyedia jasa konstruksi mengenai mekanisme pengadaan melalui kontrak payung, khususnya untuk pekerjaan jalan lapen yang akan dikonsolidasikan.

“Market sounding ini penting agar penyedia memahami skema pengadaan yang akan kita jalankan, sekaligus menyiapkan diri untuk masuk ke dalam etalase e-katalog,” ujar Hairil usai kegiatan yang berlangsung di Bela Hotel Ternate, Kamis (5/2/2026).

BACA JUGA  RSUD Sofifi Maluku Utara Keciprat DAK Fisik 2024 Sebesar Rp 15 Miliar

Menurut Hairil, penerapan kontrak payung konsolidasi jalan lapen diharapkan mampu meningkatkan efisiensi anggaran serta mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di Maluku Utara. Dengan skema konsolidasi, proses pengadaan dinilai lebih sederhana dan terkoordinasi.

“Melalui kontrak payung ini, kita harapkan ada efisiensi dan percepatan pembangunan jalan. Skema seperti ini juga memberi ruang lebih besar bagi kontraktor lokal untuk berpartisipasi,” katanya.

BPBJ, kata Hairil, memilih konstruksi jalan lapen sebagai alternatif karena dinilai lebih ekonomis dibandingkan hotmix. “Dari sisi biaya, lapen lebih efisien. Kalau hotmix, biayanya relatif mahal,” ujarnya.

BACA JUGA  Anggaran Dipangkas, Sejumlah Proyek Pemprov Malut Dibatalkan

Adapun terkait kualitas dan spesifikasi teknis pekerjaan jalan lapen, Hairil menegaskan hal tersebut menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara. “Untuk kualitas dan spesifikasi teknis, itu menjadi kewenangan Kepala Dinas PUPR,” katanya.

Hairil berharap pelaku usaha jasa konstruksi, khususnya penyedia lokal, segera memenuhi persyaratan agar dapat masuk ke etalase e-katalog. Dengan begitu, mereka dapat berpartisipasi dalam e-purchasing paket konsolidasi jalan lapen yang akan dilaksanakan ke depan.

“Mudah-mudahan penyedia bisa masuk ke etalase e-katalog dan ikut berpartisipasi dalam e-purchasing paket konsolidasi lapen ini,” ujarnya. (Redaksi)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah