Ternate, Maluku Utara – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara mengunhkapkan bahwa Perekonomian Maluku Utara 2025 berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku Tahun 2025 mencapai Rp 38,7 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 21,2 triliun.
Dengan demikian Ekonomi Maluku Utara Tahun 2025 mengalami pertumbuhan sebesar 34,17 persen. Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Industri Pengolahan sebesar 62,64 persen (c-to-c). Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 40,13 persen.
Kepala BPS Provinsi Maluku Utara, Simon Sapary, menjelaskn bahwa ekonomi Maluku Utara kumulatif triwulan IV-2025 dibanding kumulatif triwulan IV 2024 tumbuh sebesar 34,17 persen (c-to-c). Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha, kecuali Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib yang mengalami kontraksi sebesar -0,04 persen.
“Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Industri Pengolahan sebesar 62,64 persen, Pertambangan dan Penggalian sebesar 53,27 persen, serta Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 43,52 persen,” kata Simon melalui rilis, Kamis (5/2/2026)
Sementara itu, lanjut Simon, pada sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan yang masih cukup berperan dalam perekonomian Maluku Utara mengalami pertumbuhan sebesar 3,20 persen.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!