Ternate, Maluku Utara – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pulau Morotai, Ny. Hikma B. Sibua, menghadiri prosesi pelantikan dan pengukuhan pengurus Dekranasda Kabupaten Pulau Morotai masa bakti 2025–2030 yang digelar di Hotel Guwen, Kota Ternate, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran Dekranasda sebagai motor penggerak ekonomi kreatif daerah, khususnya dalam mendorong peningkatan daya saing produk kerajinan lokal di tingkat nasional hingga internasional.
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Dekranasda Provinsi Maluku Utara, Mutia Alwia Yasin Sarbin, dan dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Dekranasda dari Kabupaten Halmahera Selatan serta Kabupaten Kepulauan Sula.
Dalam keterangannya, Hikma B. Sibua menegaskan bahwa kepengurusan yang baru dikukuhkan harus segera bergerak menjalankan mandat strategis organisasi. Ia menyoroti tiga fokus utama pengembangan, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pelaku kerajinan, penguatan estetika dan kemasan produk, serta percepatan digitalisasi pemasaran.
Menurutnya, sebagai daerah destinasi pariwisata, Pulau Morotai memiliki potensi besar untuk mengangkat produk kerajinan ke pasar global. Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret seperti kurasi produk yang ketat, pengurusan hak kekayaan intelektual (HAKI), serta sertifikasi halal guna meningkatkan kepercayaan pasar.
“Produk kerajinan Morotai harus mampu menembus pasar internasional. Digitalisasi dan standarisasi produk menjadi kunci agar kita bisa bersaing secara global,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, khususnya dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi, dalam mendukung peningkatan nilai tambah produk kerajinan daerah.
Sementara itu, Wakil Ketua Dekranasda Morotai, Ny. Mery S. Pawane, mengajak seluruh pengurus untuk segera bekerja nyata mendampingi para pelaku UMKM. Ia menilai kolaborasi yang solid akan menjadi faktor penentu dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis kerajinan.
“Pengurus harus cepat turun ke lapangan, memastikan para pengrajin mendapatkan pendampingan yang tepat agar produk mereka memiliki kualitas dan daya saing tinggi,” katanya.
Kehadiran jajaran Dekranasda Morotai dalam agenda pengukuhan kolektif di Ternate ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memajukan sektor ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Dengan langkah strategis yang terarah, Morotai optimistis mampu menjadikan kerajinan daerah sebagai identitas unggulan yang berdaya saing global. (Redaksi)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!