Haliyora.id, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai menorehkan capaian penting di tingkat regional pada tahun pertama kepemimpinan Bupati Rusli Sibua dan Wakil Bupati Rio Christian Pawane. Morotai berhasil meraih penghargaan Terbaik I Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Nusa Tenggara dan Maluku.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas upaya Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan dan stunting melalui pendekatan pembangunan yang konvergen, terpadu, dan berkelanjutan.
Di tengah tantangan sebagai wilayah kepulauan dengan keterbatasan akses layanan dasar, Morotai dinilai mampu menghadirkan kebijakan yang adaptif serta berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.
Penilaian penghargaan mencakup sejumlah indikator, mulai dari konvergensi program lintas sektor, percepatan layanan publik, hingga efektivitas intervensi pembangunan sampai tingkat desa.
Hasil evaluasi tersebut menempatkan Pulau Morotai sebagai salah satu daerah dengan performa pembangunan sosial terbaik di kawasan Nusa Tenggara dan Maluku.
Usai menerima penghargaan, Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen yang terlibat dalam proses pembangunan daerah, mulai dari jajaran pemerintah, tenaga kesehatan, aparat desa, hingga masyarakat.
“Penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah daerah, tetapi milik seluruh masyarakat Pulau Morotai. Ini hasil kerja bersama, kolaborasi, dan komitmen semua pihak dalam membangun daerah yang lebih sehat, lebih sejahtera, dan lebih maju,” ujar Rusli, Rabu (20/5/2026).
Menurut Rusli, upaya penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial. Pemerintah daerah, kata dia, membutuhkan sinergi lintas sektor serta keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat agar program berjalan efektif.
Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai memperkuat sejumlah program prioritas yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat.
Pada sektor kesehatan, pemerintah fokus memperluas layanan ibu dan anak, intervensi gizi balita, edukasi kesehatan keluarga, hingga memastikan layanan kesehatan dasar menjangkau wilayah terpencil dan pesisir.
Sementara di sektor ekonomi, Pemkab Morotai menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui penguatan ekonomi keluarga, dukungan bagi UMKM, pengembangan sektor perikanan dan pertanian lokal, hingga pelatihan dan pendampingan kapasitas masyarakat desa.
Rusli menegaskan, orientasi pembangunan daerah tidak semata diukur melalui angka statistik maupun laporan administratif, melainkan perubahan nyata yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Pembangunan bukan sekadar angka dan laporan. Yang paling penting adalah masyarakat benar-benar merasakan perubahan dalam kehidupan sehari-hari, baik kesehatan, pendidikan, maupun kesejahteraan ekonomi,” tegasnya.
Capaian tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa daerah kepulauan di kawasan timur Indonesia mampu bersaing dan berinovasi dalam tata kelola pemerintahan maupun pelayanan publik.
Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Nusa Tenggara dan Maluku sendiri merupakan forum penghargaan bagi kepala daerah dengan capaian terbaik dalam sektor prioritas pembangunan.
Bagi Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, penghargaan ini menjadi dorongan untuk terus memperkuat reformasi pelayanan publik, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mempercepat pembangunan inklusif dan berkelanjutan.
Dengan capaian tersebut, Pulau Morotai kini semakin diperhitungkan sebagai salah satu daerah berkembang di kawasan timur Indonesia yang menempatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas hidup generasi masa depan sebagai fokus utama pembangunan. (Redaksi)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!