Harga Tiket Morotai-Ternate Diproyeksi Turun 40 Persen, Pemkab Bidik Ledakan Wisatawan

Haliyora.id, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai mulai tancap gas memperkuat konektivitas udara demi mengakselerasi sektor pariwisata dan ekonomi daerah. Langkah itu ditandai dengan kesepakatan kerja sama antara Pemkab Morotai dan Wings Air terkait penambahan frekuensi penerbangan rute Morotai–Ternate.

Melalui kerja sama tersebut, penerbangan Morotai–Ternate direncanakan bertambah menjadi dua kali dalam sepekan dengan jadwal setiap Senin dan Jumat. Kesepakatan itu dibahas dalam pertemuan antara Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua bersama manajemen [Wings Air](https://www.wingsair.co.id?utm_source=chatgpt.com) di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Bagi Morotai, penambahan jadwal penerbangan bukan sekadar urusan transportasi. Pemerintah daerah melihat konektivitas udara sebagai kunci utama membuka arus wisatawan, investasi, hingga distribusi barang dan jasa ke kawasan timur Indonesia.

“Kerja sama ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk membuka akses Morotai yang lebih luas. Dengan penambahan jadwal penerbangan dan tarif yang lebih terjangkau, kami berharap kunjungan wisatawan ke Morotai terus meningkat,” ujar Rusli.

BACA JUGA  Distribusi Barang ke Maluku Utara Terganggu, Pelindo Ternate Singgung Crane Surabaya

Pemkab Morotai menilai jaringan penerbangan Wings Air yang terhubung dengan berbagai kota besar nasional dapat menjadi jalur strategis memperbesar arus wisatawan menuju Morotai.

Skema konektivitas itu di antaranya melalui rute Jakarta–Makassar–Ternate–Morotai, Jakarta–Manado–Ternate–Morotai, Jakarta–Ternate–Morotai hingga Bali–Makassar–Ternate–Morotai.

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah menjadikan Morotai sebagai salah satu destinasi unggulan wisata bahari dan sejarah di kawasan timur Indonesia.

Tidak hanya fokus pada frekuensi penerbangan, pembahasan juga menyentuh aspek harga tiket yang selama ini menjadi tantangan utama masyarakat dan wisatawan menuju Morotai.

Rusli mengungkapkan, saat ini tarif penerbangan Morotai–Ternate masih berada di atas Rp1 juta. Karena itu, pemerintah daerah bersama pihak maskapai tengah melakukan simulasi agar harga tiket dapat ditekan hingga 30-40 persen di bawah harga pasar saat ini.

BACA JUGA  Pesan Penting Bupati Rusli Sibua saat Buka STQH VIII Pulau Morotai

“Untuk tarif masih dalam tahap simulasi perhitungan bersama pihak maskapai. Namun skemanya diarahkan agar harga tiket bisa berada di bawah harga pasar saat ini,” katanya.

Jika skema tersebut terealisasi, efek ekonominya diperkirakan cukup besar. Penurunan harga tiket diyakini dapat meningkatkan mobilitas masyarakat, memperbesar okupansi hotel, menggerakkan pelaku UMKM, hingga mempercepat pertumbuhan sektor jasa dan perdagangan lokal.

Kerja sama tersebut ditargetkan mulai berjalan pada Juni 2026 setelah seluruh proses teknis dan administrasi rampung.

“Jika tidak ada kendala, rencana kerja sama ini akan mulai berjalan pada Juni mendatang,” tandas Rusli. (Redaksi)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah