Ternate, Maluku Utara — Pemerintah Kota Ternate menyebut keterlambatan distribusi logistik menuju Maluku Utara, khususnya Kota Ternate, dipicu oleh kerusakan alat bongkar muat (crane) di Pelabuhan Surabaya.
Kerusakan tersebut berdampak pada proses pengiriman barang dari wilayah pemasok utama menuju kawasan timur Indonesia.
Meski demikian, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional IV Ternate memastikan aktivitas distribusi barang di Pelabuhan Ternate tetap berjalan normal dan tidak mengalami kendala berarti.
Kepala PT Pelindo Regional IV Ternate, Anwar Pae, mengatakan seluruh peralatan operasional di Pelabuhan Ternate dalam kondisi baik sehingga pelayanan bongkar muat tetap berjalan lancar.
“Kalau kami di sini alhamdulillah alat kita baik-baik saja dan tidak ada kendala. Bisa saja kerusakan atau keterlambatan itu terjadi dari pelabuhan sebelumnya, seperti dari Bitung maupun Surabaya,” kata Anwar saat diwawancarai di kantornya, Senin (16/3/2026).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!