Polisi Terobos Banjir di Halteng, Evakuasi Warga dan Selamatkan Harta Benda

Weda, Maluku Utara – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, dalam beberapa hari terakhir memicu banjir di sejumlah titik permukiman warga pada Senin malam (1/6/2026). 

Di tengah genangan air yang terus meninggi, aparat kepolisian turun langsung ke lokasi terdampak untuk membantu proses evakuasi sekaligus menyelamatkan barang-barang milik masyarakat.

Personel Polres Halmahera Tengah tampak berjibaku menerobos arus dan genangan banjir demi menjangkau rumah-rumah warga yang terendam. Tidak hanya membantu memindahkan warga ke lokasi yang lebih aman, petugas juga mengangkut perabot rumah tangga serta barang berharga agar tidak rusak akibat terendam air.

Operasi kemanusiaan tersebut dipimpin Kasat Samapta Polres Halmahera Tengah, IPDA Faisal Ismail, SH, bersama sejumlah personel yang diterjunkan ke kawasan terdampak. Dengan peralatan yang terbatas, mereka bergerak dari satu rumah ke rumah lainnya, memastikan tidak ada warga yang tertinggal dan membutuhkan pertolongan.

BACA JUGA  Kapan Penentuan Awal Ramadhan Tahun Ini, Baca Ulasan Berikut

Di tengah situasi darurat yang menyelimuti kawasan itu, kehadiran aparat menjadi harapan bagi masyarakat. Sejumlah warga yang kesulitan menyelamatkan barang-barangnya mendapat bantuan langsung dari personel kepolisian yang terus bekerja meski kondisi cuaca belum sepenuhnya membaik.

Kapolres Halmahera Tengah, AKBP Fiat Dedawanto, S.Pd.T., M.H., mengatakan langkah cepat yang dilakukan jajarannya merupakan bagian dari tugas kemanusiaan Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami hadir untuk memastikan warga yang terdampak mendapat bantuan dan penanganan secepat mungkin,” ujar Fiat, Selasa (2/6/2026).

BACA JUGA  Tambang Melambat, Uang Mengering: Buruh di Pulau Gebe Terancam Kehilangan Nafkah

Selain melakukan evakuasi, kepolisian juga terus memantau perkembangan situasi di sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak banjir susulan. Intensitas hujan yang masih cukup tinggi dinilai dapat meningkatkan risiko bencana, termasuk genangan lanjutan maupun tanah longsor di beberapa titik rawan.

Karena itu, masyarakat diminta tetap waspada dan segera berkoordinasi dengan aparat setempat apabila membutuhkan bantuan darurat atau menemukan kondisi yang berpotensi mengancam keselamatan jiwa.

Banjir yang kembali melanda Weda menjadi pengingat bahwa ancaman cuaca ekstrem masih membayangi wilayah Halmahera Tengah. Di tengah ketidakpastian cuaca, aparat kepolisian memastikan akan tetap bersiaga di lokasi-lokasi rawan bencana guna memberikan bantuan cepat serta memastikan keselamatan warga tetap terjaga. (RJ/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah