Weda, Maluku Utara – Hujan deras yang mengguyur Kota Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, pada Senin (1/6/2026) malam menyebabkan banjir yang tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga menggenangi sejumlah fasilitas pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Weda.
Direktur RSUD Weda, dr. Sukri Soamole, mengatakan genangan air masuk ke beberapa unit penting rumah sakit, mulai dari ruang gizi, laundry, ruang isolasi, laboratorium, Instalasi Bedah Sentral (IBS), hingga radiologi.
“Untuk sementara dua pasien yang berada di ruang isolasi sudah dievakuasi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) demi keselamatan dan kelancaran pelayanan medis,” ujar dr. Sukri.
Menurutnya, ruang laboratorium menjadi area yang mengalami genangan paling parah. Petugas rumah sakit sempat melakukan upaya penyelamatan terhadap sejumlah peralatan medis dengan memindahkannya ke tempat yang lebih tinggi. Namun, meningkatnya debit air membuat pihak rumah sakit mengambil langkah antisipatif dengan memadamkan aliran listrik.
“Banjir yang paling tinggi masuk di laboratorium. Alat-alat sempat dinaikkan ke atas meja, tetapi karena air terus bertambah tinggi, listrik langsung dipadamkan sebagai langkah antisipasi,” jelasnya.
Hingga berita ini ditulis, banjir masih menggenangi sejumlah area rumah sakit. Pihak manajemen belum dapat memastikan besaran kerugian maupun dampak yang ditimbulkan terhadap fasilitas dan peralatan medis.
“Besok pagi setelah banjir surut baru kami lakukan pengecekan ulang untuk mengetahui kondisi fasilitas dan peralatan yang terdampak,” pungkas Sukri. (RJ/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!