Ternate, Maluku Utara – Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur di Kota Ternate terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo, melakukan silaturahmi sekaligus koordinasi dengan Wali Kota Ternate, Tauhid Soleman, di Kantor Wali Kota Ternate, Senin (1/6/2026).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah program strategis pembangunan jalan dan jembatan, termasuk usulan penanganan 22 ruas jalan daerah melalui skema Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
Abdul Hamid mengatakan, koordinasi antara BPJN Maluku Utara dan Pemerintah Kota Ternate menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan efektif serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Melalui koordinasi ini, kami berharap program penanganan jalan dan jembatan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan daerah sehingga memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” kata Abdul Hamid.
Dalam pertemuan itu, BPJN menerima usulan dari Pemerintah Kota Ternate terkait penanganan 22 ruas jalan yang diharapkan dapat masuk dalam program Inpres Jalan Daerah. Jika mendapat persetujuan dari pemerintah pusat, pelaksanaan pekerjaan akan ditangani langsung oleh BPJN Maluku Utara.
“Ruas jalan yang diusulkan Pemkot Ternate sebanyak 22 ruas. Jika sudah mendapat persetujuan melalui Instruksi Presiden, maka jalan-jalan tersebut akan dikerjakan oleh BPJN,” ujarnya.
Menurut Abdul Hamid, saat ini BPJN tidak hanya berfokus pada pembangunan dan pemeliharaan jalan nasional, tetapi juga turut mendukung pembangunan jalan daerah melalui berbagai program strategis pemerintah.
Ia menjelaskan, program Inpres Jalan Daerah diarahkan untuk memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendukung sektor-sektor strategis nasional, seperti ketahanan pangan dan energi.
“Pemerintah daerah dapat mengusulkan ruas jalan yang menjadi prioritas. Program ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi daerah,” kata pria yang akrab disapa Haji Mito ini.
Sementara itu, Wali Kota Ternate Tauhid Soleman menyampaikan sejumlah kebutuhan infrastruktur yang menjadi prioritas pemerintah daerah. Salah satunya adalah peningkatan kualitas jalan nasional yang berada di wilayah Kota Ternate menjelang pelaksanaan Rapat Kerja Nasional Jaringan Kota Pusaka Indonesia (Rakernas JKPI) pada akhir Agustus 2026.
Menurut Tauhid, kesiapan infrastruktur menjadi faktor penting dalam menyukseskan agenda nasional yang akan dihadiri delegasi dari berbagai daerah di Indonesia. “Kondisi jalan yang baik tentu akan mendukung kelancaran mobilitas peserta dan memberikan kesan positif bagi para tamu yang datang ke Ternate,” ujarnya.
Selain itu, Pemkot Ternate juga mendorong kolaborasi dengan BPJN dalam penanganan sejumlah ruas jalan yang menopang sektor pertanian. Infrastruktur yang memadai dinilai penting untuk memperlancar distribusi hasil panen dan meningkatkan produktivitas petani.
“Kami juga mengusulkan kepada BPJN Maluku Utara agar beberapa ruas jalan di Kota Ternate dapat dimasukkan dalam program Inpres Jalan Daerah,” kata Tauhid.
Di sela pertemuan, Tauhid turut menyampaikan ucapan selamat kepada Abdul Hamid Payapo atas kepercayaan yang diberikan sebagai Kepala BPJN Maluku Utara.
Pertemuan tersebut menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di Kota Ternate. Melalui kolaborasi yang semakin erat, berbagai kebutuhan jalan dan konektivitas wilayah diharapkan dapat segera terwujud guna mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pelayanan publik, dan memperkuat akses masyarakat. (Redaksi)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!