Pokir kita itu hanya 3 persen dari APBD tahun 2023, sehingga kami berharap kalau bisa jangan dipangkas karena itu merupakan aspirasi dari masyarakat
Jasmin Rainu (Anggota DPRD Maluku Utara)
Sofifi, Maluku Utara- Pemerintah Provinsi Maluku Utara berencana akan memangkas kegiatan yang tidak penting di seluruh OPD.
Tujuan dari pemangkasan tersebut agar anggaran dari kegiatan yang tak urgen itu dialihkan untuk bisa membayar utang sebesar Rp 900 miliar lebih.
Jika rencana pemangkasan ini terwujud, sudah pasti kegiatan Pokir anggota DPRD Malut juga pasti menjadi sasaran. Pemerintah berdalih, pemangkasan ini penting agar menghemat keuangan daerah sehingga bisa menutupi utang-utang tersebut.
Kaitannya dengan rencana pemangkasan ini, anggota DPRD Maluku Utara dari Fraksi Demokrat Jasmin Rainu angkat bicara.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!