Gerindra Ternate Cuci Tangan dari Laporan Kader ke BPK Malut, Sebut Langkah Pribadi, Bukan Sikap Partai

Ternate, Maluku Utara – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Ternate mengambil jarak dari langkah salah satu kadernya, Nurjaya Hi. Ibrahim, yang melaporkan dugaan perjalanan dinas fiktif anggota DPRD Kota Ternate ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Maluku Utara.

Ketua DPC Gerindra Ternate, Jamian Kolensusu, menegaskan bahwa laporan tersebut tidak mencerminkan sikap institusional partai. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers di Kantor DPRD Kota Ternate, Selasa (28/4/2026).

BACA JUGA  Penanganan Limbah B3 Dinkes Ternate Tak Jelas

Menurut Jamian, tindakan Nurjaya berdiri sendiri sebagai warga negara, bukan sebagai representasi partai. “Apa yang dilakukan oleh Nurjaya Hi. Ibrahim itu murni langkah pribadi, tidak ada koordinasi dengan partai,” ujarnya.

Sikap itu sekaligus menunjukkan garis tegas organisasi terhadap disiplin internal. Jamian tidak menutupi kekecewaannya terhadap kadernya tersebut. “Sebagai Ketua DPC yang taat terhadap aturan partai, saya sangat kecewa dengan tindakan ini,” katanya.

BACA JUGA  Tersangka Kasus Korupsi Pasar Makdahi Sula Bakal Terungkap di Akhir Bulan Ini

Meski menjaga jarak secara politik, Jamian tidak sepenuhnya melepas tanggung jawab terhadap kadernya. Ia menekankan adanya dimensi moral yang tetap melekat.

“Nurjaya adalah bagian dari kami. Secara moral tentu kami tetap bertanggung jawab menghadapi situasi ini,” tambahnya.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah