Ternate, Maluku Utara – Program hilirisasi industri di Maluku Utara kembali mencatatkan perkembangan positif seiring dimulainya ekspor perdana komoditas Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) oleh PT Blue Sparkling Energi. Perusahaan yang beroperasi di kawasan industri Weda, Halmahera Tengah, tersebut melakukan pengapalan perdana ke Tiongkok.
Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Ternate, Ary Patria Sanjaya, mengatakan pihaknya telah memberikan pelayanan sekaligus pengawasan terhadap kegiatan ekspor tersebut. Ia menilai, langkah ini menjadi indikator kemajuan industri pengolahan mineral di daerah.
“Program hilirisasi industri di wilayah Maluku Utara kembali menunjukkan progres positif. Bea Cukai Ternate memberikan pelayanan dan pengawasan atas ekspor perdana komoditas MHP milik PT Blue Sparkling Energi,” ujar Ary, Selasa (28/4/2026).
Dalam pengapalan perdana ini, lanjutnya, volume ekspor tercatat mencapai 3.921,95 metrik ton dengan nilai devisa hasil ekspor (DHE) sebesar USD 12.353.996,99.
Menurut Ary, capaian tersebut mencerminkan kontribusi nyata sektor hilirisasi dalam meningkatkan penerimaan negara sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!