Rusak Ekologi, Formalintang Jakarta Tolak Kehadiran Tambang di Pulau Fau Maluku Utara

- Editor

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:09 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Formalintang Jakarta Rizal Damolo

Koordinator Formalintang Jakarta Rizal Damolo

Jakarta, Haliyora.id- Forum Mahasiswa Lingkar Tambang Halmahera Tengah (Formalintang) Jakarta, menolak kehadiran tambang PT. Aneka Niaga Prima yang beraktivitas di Pulau Fau, Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Sebab luas pulau Fau, hanya sekitar 5,45 kilometer persegi atau 545 hektar dengan garis keliling hanya mencapai 17.052 meter. Sementara luas konsesi PT. Aneka Niaga Prima (PT. ANP) hampir mencaplok semua ruang darat Pulau Fau. 

BACA JUGA  Bupati Haltim Ubaid Yakub Buka Pesparawi Tingkat Provinsi Maluku Utara ke IV

Formalintang menilai, dikeluarkannya Izin Usaha Pertambangan (IUP) nikel milik PT. Aneka Niaga Prima di Pulau Fau tentu merupakan bagian dari upaya perusakan habitat alam dan lingkungan di Pulau Fau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kordinator Formalintang Jakarta, Rizal Damolo menuding, pemilik PT. Aneka Niaga Prima Shanty Alda Natalia, terlalu memaksakan kehendak untuk menguasai hasil SDA Kabupaten Halmahera Tengah, walaupun dengan cara menabrak aturan.

BACA JUGA  Sempat Diperintah untuk Dicopot, Camat Kasiruta Barat Halsel Masih Bertahan

Berita Terkait

Bawahan Ungkap Diperintah Purbaya Ambil Duit dari Kontraktor dan Dibawa ke Kediaman Gubernur Malut
Kasus Suap Eks Gubernur Malut, KPK Geledah Kantor Kementerian ESDM
Kemensos Kesal Pj Bupati Halteng Lamban Tangani Banjir
Soal Kelanjutan Proyek LPT, Ini Pernyataan Plt Kadis Dikbud Maluku Utara
Piet Berpeluang Amankan Rekomendasi Golkar ke Pilkada Halut
Kesal ke Pengelola PGM, Plt Kadisperindag Ternate Sebut Begini
Jumlah Pengungsi Banjir Halmahera Tengah Capai 1.726 Orang 
KPK Deadline Pemda Pulau Morotai 
Berita ini 238 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juli 2024 - 00:23 WIT

Bawahan Ungkap Diperintah Purbaya Ambil Duit dari Kontraktor dan Dibawa ke Kediaman Gubernur Malut

Rabu, 24 Juli 2024 - 23:44 WIT

Kasus Suap Eks Gubernur Malut, KPK Geledah Kantor Kementerian ESDM

Rabu, 24 Juli 2024 - 23:20 WIT

Kemensos Kesal Pj Bupati Halteng Lamban Tangani Banjir

Rabu, 24 Juli 2024 - 23:07 WIT

Soal Kelanjutan Proyek LPT, Ini Pernyataan Plt Kadis Dikbud Maluku Utara

Rabu, 24 Juli 2024 - 23:00 WIT

Piet Berpeluang Amankan Rekomendasi Golkar ke Pilkada Halut

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:36 WIT

Jumlah Pengungsi Banjir Halmahera Tengah Capai 1.726 Orang 

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:25 WIT

KPK Deadline Pemda Pulau Morotai 

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:18 WIT

PKB Terbitkan B1-KWK untuk 4 Cakada di Malut, Sisanya Termasuk Cagub Menyusul

Berita Terbaru

Tim Kemensos saat menyalurkan bantuan ke korban banjir di Halmahera Tengah, Rabu  (24/7/2024).

Headline

Kemensos Kesal Pj Bupati Halteng Lamban Tangani Banjir

Rabu, 24 Jul 2024 - 23:20 WIT

Piet Hein Babua dan Kasman Hi. Ahmad

Headline

Piet Berpeluang Amankan Rekomendasi Golkar ke Pilkada Halut

Rabu, 24 Jul 2024 - 23:00 WIT

error: Konten diproteksi !!