Demonstran Desak Kejati Malut Usut Dugaan Korupsi Pj Gubernur dan 2 Kada

Dalam orasi mereka, salah satu orator mengungkap bahwa saat ini 10 kabupaten/kota Maluku Utara dililit masalah korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) mulai dari Pemprov hingga pemerintah kabupaten/kota.

“Kejati Maluku Utara saat ini diam dengan berbagai problematika korupsi di Maluku Utara, untuk itu kami datang menyampaikan keresahan anak negeri,” beber orator dari atas truk. 

BACA JUGA  Tata Kelola Aset Desa di Tikep 'Masih' Amburadul

Berbagai kasus dugaan korupsi yang disoroti GPM diantaranya, anggaran RSUD Chasan Boesoirie sebesar Rp 1.906.690.000.00 yang diduga mengalir kepada Dewan Pengawas salah satunya yaitu Samsuddin A. Kadir yang juga sekretaris daerah provinsi.

“Selain itu kami meminta Kejati Maluku Utara  segera memeriksa pejabat gubernur Samsuddin Abdul Kadir, telusuri peran Samsuddin yang waktu itu sebagai sekda diduga sebagai mediator pengumpulan dana dari kepala OPD Pemprov Malut untuk melaksanakan kegiatan di Pulau Widi jelang OTT KPK di akhir tahun 2023,” desak salah satu orator.

BACA JUGA  Instruksi Wakil Walikota Ternate Soal Optimalisasi PAD Diabaikan, Akademisi Soroti Kinerja OPD
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah