Demonstran Desak Kejati Malut Usut Dugaan Korupsi Pj Gubernur dan 2 Kada

Sartono lantas menyebut, praktik korupsi yang diduga kuat melibatkan Bupati Aliong Mus yakni pembangunan jembatan penghubung di Taliabu yang mangkrak dengan anggaran sebesar Rp 8 miliar yang melekat di Dinas Perhubungan 

“Tetapi pembangunannya baru tiang pancang. Selain itu, juga pembangunan gedung sekolah yang dananya dari Dinas Pendidikan masih mangkrak. Bupati Aliong Mus hanya hidup dan tinggal di Jakarta, bahkan berkantor di sana, ini kan tidak ada niat membangun Taliabu,” sentilnya.

BACA JUGA  Kasus Korupsi Mami WKDH Tahun 2022 Belum Diumumkan, Ada Apa dengan Kejati Malut?

Sartono menegaskan, agar kasus ini dibuka secara terang benderang, GPM mendesak Kejati Maluku Utara harus mengusut tuntas dugaan keterlibatan Bupati Aliong Mus. (Riv/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah