Instruksi Wakil Walikota Ternate Soal Optimalisasi PAD Diabaikan, Akademisi Soroti Kinerja OPD

Ternate, Maluku Utara – Instruksi Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, terkait upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) mendapat sorotan tajam dari kalangan akademisi, karena sikap sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai mengabaikan instruksi tersebut.

Salah satu kritik datang dari akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Dr. Muammil Sun’an. Ia

menilai bahwa OPD pengelola PAD seharusnya menjadikan target PAD sebagai acuan utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

BACA JUGA  Selain Optimalisasi PAD, Ketua DPRD Malut Juga Dorong Penyelesaian Utang Pemprov

“Target PAD tentu harus menjadi ukuran kinerja OPD pengelola. Jika arahan Wakil Wali Kota tidak direspons dengan serius, itu menunjukkan lemahnya koordinasi dan rendahnya komitmen terhadap kebijakan peningkatan pendapatan daerah,” kata dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis itu saat dihubungi Haliyora.id, Rabu (30/7/2025).

Menurutnya, gagasan Wakil Wali Kota untuk mengoptimalkan PAD melalui digitalisasi sistem retribusi daerah merupakan langkah tepat, namun implementasinya di lapangan masih jauh dari harapan.

BACA JUGA  Antrean Panjang di Ternate, Tiket Subsidi Habis Lebih Cepat: Dugaan Permainan Mencuat

“Kalau sudah diarahkan tapi tidak dijalankan, ini persoalan serius. OPD seolah tidak menghargai arahan pimpinan. Ini tidak hanya soal teknis, tapi juga etika birokrasi,” tegasnya.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah