Muammil pun mendesak Pemerintah Kota Ternate untuk segera mengambil langkah tegas terhadap OPD yang dinilai abai dan tidak mendukung agenda peningkatan PAD.
“Jika dibiarkan, ini akan berdampak langsung terhadap capaian PAD dan kredibilitas kebijakan publik. Pimpinan OPD yang tak serius perlu dievaluasi,” ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, menegaskan bahwa salah satu strategi penting dalam meningkatkan PAD adalah dengan melakukan digitalisasi sistem retribusi. Ia menilai, sistem digital dapat menekan kebocoran pendapatan sekaligus mendorong transparansi pengelolaan.
“Kalau digitalisasi ini dijalankan secara serius, saya yakin PAD bukan hanya bisa tercapai, tapi bisa melampaui target. Tapi faktanya, belum ada kemajuan berarti,” ujar Nasri, Senin (28/7/2025).
Ia mengaku telah berulang kali menyampaikan pentingnya transformasi digital kepada OPD terkait, namun belum mendapat respons konkret. “Sudah saya sampaikan berulang kali, tapi OPD masih diam. Ini tidak boleh dianggap sepele,” tegasnya. (Mg01/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!