Jumlah Penduduk Miskin Malut Menurun, Akademisi Sangsi Data BPS

Sofifi, Maluku Utara – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka Gini Ratio untuk Maluku Utara pada nilai 0,31. Metode pengukuran Gini Ratio tersebut jika angkanya menjauh dari 1 maka ketimpangan makin kecil.

Pada bulan November 2023, Gini Ratio Maluku Utara sebesar 0,41 turun menjadi 0,31. Artinya tingkat ketimpangan pendapatan membaik, setiap penduduk yang bermukim di Malut memiliki kelas pendapatan yang nyaris merata.

BACA JUGA  Pemilik RM Kuliner di Tugulufa Tidore Bantah Rumor Mahalnya Harga Makanan

BPS juga merilis angka kemiskinan pada bulan September 2023 sebanyak 79,69 ribu jiwa atau turun dari 82,45 ribu jiwa. Penurunan angka kemiskinan dengan angka garis kemiskinan sebesar 604.304 per kapita per bulan, telah mencatatkan ada 79,69 penduduk Malut yang berpendapatan di bawah 604.304 per kapita per bulan.

Mayoritas penduduk berpendapatan di bawah garis kemiskinan adalah masyarakat pedesaan dan bermukim di 57 pulau kecil yang dikategorikan sebagai pulau miskin.

BACA JUGA  Selain Tim Medis, Pemda Halut juga Terjunkan Tim Lakukan Pendataan Korban Banjir

Ekonom Maluku Utara Dr. Mohtar Adam berpandangan, pemerintah provinsi perlu mendalami data yang diterbitkan oleh BPS atas membaiknya gini ratio dan angka kemiskinan yang memberi trend membaik bagi pembangunan Maluku Utara.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah