Excavator Rusak Jalan Aspal di Taliabu, Warga Minta Tanggung Jawab

Bobong, Maluku Utara – Pemuda Desa Sahu, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mendesak pihak berwenang memberikan sanksi tegas terhadap operator excavator yang diduga menyebabkan kerusakan jalan aspal di wilayah tersebut.

Kerusakan jalan diduga terjadi setelah alat berat jenis excavator melintasi ruas jalan umum tanpa menggunakan papan alas atau pengamanan yang memadai. Akibatnya, sebagian permukaan aspal terkelupas dan mengalami kerusakan cukup parah.

Ketua Pemuda Desa Sahu, Sahrif, S.T., mengatakan pihaknya mengecam tindakan tersebut dan meminta pihak yang bertanggung jawab segera melakukan perbaikan serta mempertanggungjawabkan dampak yang ditimbulkan.

“Jalan ini merupakan fasilitas umum yang digunakan masyarakat setiap hari. Kerusakan yang terjadi harus menjadi perhatian serius dan pihak yang menyebabkan kerusakan wajib bertanggung jawab,” kata Sahrif kepada wartawan, Minggu (7/6/2026).

BACA JUGA  Satu ABK Kapal Asing Tenggelam di Laut Batang Dua

Menurut dia, excavator tersebut diduga melintas pada malam hari. Namun hingga kini belum diketahui secara pasti waktu dan pihak yang mengoperasikan alat berat tersebut.

Ia menyebut terdapat sejumlah kegiatan proyek di Desa Sahu yang menggunakan excavator, di antaranya pembangunan menara BTS dan pekerjaan normalisasi sungai.

“Kami belum dapat memastikan excavator tersebut berasal dari proyek yang mana, tetapi ada beberapa kegiatan yang menggunakan alat berat di wilayah desa,” ujarnya.

Sahrif juga mengingatkan bahwa penggunaan jalan umum yang mengakibatkan kerusakan dapat berimplikasi hukum. Ia merujuk pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur perlindungan fungsi jalan sebagai fasilitas publik.

Karena itu, pihaknya meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait segera melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan jalan tersebut.

BACA JUGA  Pemda Pulau Taliabu Segera Cairkan Dana Pilkada 2024 Tahap II

Selain itu, Pemuda Desa Sahu mendesak Pemerintah Desa Sahu dan Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu turun tangan menyelesaikan persoalan tersebut guna mencegah kerusakan yang lebih luas.

Menurut mereka, kondisi jalan yang rusak berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pengguna kendaraan roda dua yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

“Kami berharap ada tindakan cepat dari pemerintah dan pihak berwenang agar jalan segera diperbaiki dan kejadian serupa tidak terulang,” kata Sahrif.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kontraktor maupun pihak yang diduga mengoperasikan excavator terkait dugaan kerusakan jalan tersebut. (RHM/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah