Muammil Ungkap Proyek DAK Dikbud Malut Berpotensi Mangkrak

Sofifi, Maluku Utara – Proyek fisik yang melekat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara tahun 2024 ini berpotensi mangkrak.

Pasalnya, dengan sisa waktu 12 hari, pekerjaan fisik yang anggarannya berasal dari Dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 179 miliar itu realisasinya baru mencapai 70 persen. 

Akademisi Universitas Khairun Ternate Muamil Sunan mengatakan, penyerapan anggaran tentunya sangat tergantung pada progres pekerjaan. Olehnya itu, Dikbud Malut harus lebih mempertegas lagi kepada pihak ketiga yang mengerjakan proyek fisik itu.

BACA JUGA  Perasaan Bahagia Walikota Tikep saat Jumpa Warga Mare

“Plt Kadikbud harus segera bisa percepat serapan anggaran hingga 100 persen agar semua pekerjaan fisik bisa terselesaikan,” kata Muamil, Kamis (19/12/2024).

Ia menduga, salah satu penyebab serapan DAK Fisik yang masih di angka 70 persen itu disebabkan karena lambatnya progres pekerjaan, dan lemahnya pengawasan dari dinas terhadap semua proyek fisik yang dilaksanakan di kabupaten/kota. 

BACA JUGA  Gelontorkan Rp 700 Juta, Seleksi Paskibraka Morotai Tahun Ini Diperketat
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah