Gagal Temui Warga Pelosok, Reses Anggota DPD RI Graal Taliawo di Sula Tuai Sindiran Pedas

Sanana, Maluku Utara – Agenda reses anggota DPD RI, Graal Taliawo, di Desa Kou, Kecamatan Mangoli Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, batal dilaksanakan pada Kamis (21/5/2026). Pembatalan itu memicu kekecewaan warga yang mengaku telah menyiapkan penyambutan sejak sehari sebelumnya.

Sekretaris Desa Kou, Samsudin Soamole, mengatakan pemerintah desa bersama masyarakat telah melakukan berbagai persiapan untuk menerima kedatangan rombongan anggota DPD RI tersebut.

“Benar, informasi reses di Desa Kou dibatalkan. Kami sudah siap untuk kedatangan Pak Graal. Kue-kue juga sudah disiapkan,” kata Samsudin saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2026).

Menurut Samsudin, pendamping rombongan menyampaikan agenda dibatalkan karena faktor cuaca dan kondisi gelombang yang dinilai tidak memungkinkan kapal bersandar di Pelabuhan Desa Kou.

BACA JUGA  Ini Pesan Gubernur Sherly ke Bupati Halut dan 9 Kada di Maluku Utara

Rombongan kemudian mengalihkan agenda reses ke Desa Waitulia, Kecamatan Mangoli Tengah. “Tong (kami red) menuju Waitulia, Bu. Karena gelombang tra bisa sandar di situ (tidak bisa berlabuh), jadi tong (kami) alihkan ke Waitulia,” ujar pendamping rombongan kepada pemerintah desa.

Namun alasan tersebut dipersoalkan sejumlah warga. Mereka menilai rombongan tetap dapat melanjutkan perjalanan menuju Desa Kou melalui jalur darat setelah tiba di Waitulia.

Seorang warga Desa Kou yang enggan disebutkan namanya mengatakan masyarakat telah menunggu sejak pagi sambil menyiapkan makanan dan kebutuhan penyambutan secara swadaya.

BACA JUGA  Dikawal Ribuan Pendukung, Anak Mantan Bupati Haltim dan Pasangannya Daftar ke KPU

“Katong ini masyarakat kecil. Dari kemarin sudah sibuk siapkan makan, kue, dan tempat penyambutan. Kalau cuma alasan gelombang lalu batal begitu saja, katong kecewa sekali,” ujarnya.

Warga juga menyindir keputusan rombongan yang memilih mengalihkan agenda ke lokasi lain dibanding tetap menemui masyarakat di wilayah pelosok.

“Kalau memang sudah sampai di Waitulia, harusnya lanjut lewat darat ke Kou. Jangan wakil rakyat datang reses malah pilih tempat yang gampang saja, sementara masyarakat di pelosok cuma ditinggal dengan kekecewaan,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Graal Taliawo terkait pembatalan agenda reses tersebut. (RMT/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah