Pancasila dalam Tradisi Sibualamo

- Editor

Rabu, 8 Maret 2023 - 11:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salim Taib, Wakil Ketua BP Sibualamo Provinsi Maluku Utara

Salim Taib, Wakil Ketua BP Sibualamo Provinsi Maluku Utara

Oleh : Salim Taib

Wakil Ketua BP Sibualamo Provinsi Maluku Utara

Judul tulisan ini terinspirasi dari percakapan di salah satu grup WhatsApp yang memperdebatkan tulisan opini saya dengan tajuk Pancasila; Moderasi Beragama untuk Harmoni Ke-Indonesia-an.

Saya tentu bersyukur atas masukan dan kritik terhadap tulisan saya, sambil menikmati perjalanan Sofifi-Tobelo dengan jarak tempuh kurang lebih 194 kilometer dengan terus memantau, membaca perdebatan dimaksud.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkadang saya berada pada situasi kegelisahan antara memberikan tanggapan atas narasi-narasi, di satu sisi frekuensi sinyal internet putus-sambung sesuai kecepatan mobil. Ini adalah perjalanan yang mengasyikkan karena disuguhkan perdebatan pengetahuan.

BACA JUGA  Santrani: “Malut Ideal Dibagi (jadi) Dua Provinsi”

Jarang terlihat tradisi perdebatan pengetahuan yang memanfaatkan ruang komunal yang terkanalisasi dalam sebuah grup WhatsApp. Oleh karena itu, saya berfikir akan sangat bermanfaat jika percakapan dan perdebatan itu dinarasikan kembali, sebagai bentuk mengkonsolidir pengetahuan yang berserak. Jika tidak dirangkai kata menjadi satu kesatuan, maka pengetahuan itu akan mengalami keterkoyakan dan berakhir pada kenikmatan pengetahuan yang sifatnya personal.

BACA JUGA  Galang Solidaritas, MPW PP Malut Buka Posko Peduli Sulteng

Untuk menghindari semuanya, saya memulai menarasikan kembali sebagai upaya mencari ”titik sambung pengetahuan”.

Samsul Rizal memulai perdebatan dalam WAG mengatakan  bahwa yang terpenting baginya nilai-nilai Pancasila harus diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa terutama dalam kehidupan sosial, politik dan demokrasi, karena kalau hanya sekedar dirawat dan dijaga, Pancasila akan mengalami “distorsi”.

Berita Terkait

Demokrasi Semu dan Demokrasi Rasional
Demokrasi Idiot, Peta Jalan Baru Demokrasi Rasional (CAT)
Bau Itu Bernama Politik Busuk 
Pangan Lokal dalam Cengkraman Industri Tambang
Dahsyatnya Sedekah Subuh
Ibu, Tokoh Sentral Dalam Keluarga
Bertahta di Pohon Khuldi
Perempuan Dalam Bayang-bayang Industri Pertambangan PT IWIP
Berita ini 326 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 1 Maret 2024 - 15:51 WIT

Walikota Ternate Instruksikan Percepat Pembayaran TPP Sebelum Ramadhan

Jumat, 1 Maret 2024 - 15:19 WIT

DPRD Desak KPK Pantau Rolling Jabatan di Pemprov Malut

Jumat, 1 Maret 2024 - 14:53 WIT

Pleno KPU Morotai Dijaga Ketat Ratusan Personel Gabungan

Jumat, 1 Maret 2024 - 14:38 WIT

PDIP Masih Dominasi Suara Pileg 2024

Jumat, 1 Maret 2024 - 14:33 WIT

Golkar Kembali Kuasai Parlemen Sula, Disusul PDIP

Jumat, 1 Maret 2024 - 01:27 WIT

Dapil III Maluku Utara, PDIP ‘Masih’ Perkasa di Tikep

Jumat, 1 Maret 2024 - 00:51 WIT

Calon Anggota DPD RI Hasbi Yusuf Unggul di Tikep

Kamis, 29 Februari 2024 - 20:34 WIT

Pleno Rekapitulasi Suara di KPU Sula Minus Kecamatan Sanana

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPRD Malut Sahril Taher

Headline

DPRD Desak KPK Pantau Rolling Jabatan di Pemprov Malut

Jumat, 1 Mar 2024 - 15:19 WIT

Kabag OPS Polres Pulau Morotai, AKP Rasid Usman

Headline

Pleno KPU Morotai Dijaga Ketat Ratusan Personel Gabungan

Jumat, 1 Mar 2024 - 14:53 WIT

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)

Headline

PDIP Masih Dominasi Suara Pileg 2024

Jumat, 1 Mar 2024 - 14:38 WIT

Foto partai Golkar dan PDIP

Headline

Golkar Kembali Kuasai Parlemen Sula, Disusul PDIP

Jumat, 1 Mar 2024 - 14:33 WIT

error: Konten diproteksi !!