Pancasila dalam Tradisi Sibualamo

- Editor

Rabu, 8 Maret 2023 - 11:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salim Taib, Wakil Ketua BP Sibualamo Provinsi Maluku Utara

Salim Taib, Wakil Ketua BP Sibualamo Provinsi Maluku Utara

Dengan menampilkan sejumlah data sejarah tentang Sibualamo oleh Samsurizal yang terdiri dari beberapa klan, di antaranya Tobelo, Galela, Pagu, Towiliko, Boeng dan Modole yang mendiami Kecamatan Kao, etnis Tobelo mendiami Kecamatan Tobelo dan etnis Galela mendiami Kecamatan Galela. Di bawah rumah besar (Sibualamo) juga mengenal beberapa sistem, baik pemerintahan, kekerabatan, kepercayaan dan perkawinan.

Sistem-sistem tersebut mengatur kehidupan bermasyarakat dalam beberapa Hoana (kampong) sehingga masing-masing menjalankan tugas dan peran tersendiri.

Dalam komunitas masyarakat Sibualamo, terdapat 10 hoana, yakni; Module, Pagu, Towiliko, Boeng, Lina, Huboto, Gura, Momulati, Towara dan Toweka yang dikepalai oleh pemuka kampong atau dalam bahasa Tobelo dikenal dengan sebutan (Hoana Mahaeke).

Pada konteks data sejarah ini, Samsurizal kemudian melanjutkan pandangannya bahwa masyarakat Sibualamo pada zaman sebelum adanya sistem kesultanan sudah sangat menjunjung nilai-nilai persamaan (egaliter), dimana tidak ada yang lebih tinggi kedudukan di antara mereka. Dan semua sudah memahami azas-azas demokrasi, pembagian kekuasaan tugas dan fungsi serta peran yang dibentuk sesuai dengan asas musyawarah untuk mufakat, bahkan sampai cara pemilihan pemimpin Jiko Makolano yang dilakukan melalui musyawarah besar di rumah adat yang dihadiri oleh semua kepala suku serta seluruh pemangku adat.

BACA JUGA  Karomah PANCASILA

Data sejarah berbagai tradisi, kebiasaan, yang berlaku dalam rumah besar (Sibualamo) dan dijalankan sepenuh hati oleh warganya seperti disebutkan di atas, adalah bagian dari saripati, intisari yang diperas oleh Bung Karno melahirkanlah lima nilai dari ideologi Pancasila.

Berita Terkait

Demokrasi Semu dan Demokrasi Rasional
Demokrasi Idiot, Peta Jalan Baru Demokrasi Rasional (CAT)
Bau Itu Bernama Politik Busuk 
Pangan Lokal dalam Cengkraman Industri Tambang
Dahsyatnya Sedekah Subuh
Ibu, Tokoh Sentral Dalam Keluarga
Bertahta di Pohon Khuldi
Perempuan Dalam Bayang-bayang Industri Pertambangan PT IWIP
Berita ini 332 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 18 April 2024 - 10:10 WIT

Tunggak Jasa Medis Rp 1 Miliar, Ini Penjelasan Dirut RSUD Ir. Soekarno

Rabu, 17 April 2024 - 22:30 WIT

Selain Windi, Ada Perempuan Lain yang Disebut di Sidang Kasus Suap AGK

Rabu, 17 April 2024 - 21:55 WIT

Maju di Pilbup Halsel, Putra Obi Ini Bidik Demokrat dan Gerindra 

Rabu, 17 April 2024 - 20:51 WIT

Pemkab Halsel Gratiskan Umroh Untuk 100 Imam Masjid, Anggarannya Rp 4 Miliar

Rabu, 17 April 2024 - 20:35 WIT

Soal Akun SIPD Pemprov Malut Diblokir Kemendagri, DPRD Berbeda Pandangan

Rabu, 17 April 2024 - 19:32 WIT

Kadisdik Halsel Klaim 24 Ruang Kelas Sekolah Ala Rusia Tuntas 100 Persen

Rabu, 17 April 2024 - 18:11 WIT

Mislan Syarif, Kandidat Balon Bupati Pertama yang Daftar di Partai Gerindra Taliabu

Rabu, 17 April 2024 - 18:04 WIT

AGK Akui Minta Dinas PUPR dan BPBJ Atur Menangkan Kian di Proyek Halut

Berita Terbaru

error: Konten diproteksi !!