Daruba, Maluku Utara – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Aksi Mahasiswa untuk Rakyat Indonesia (Samurai) Maluku Utara, Distrik Universitas Pasifik (Unipas) Pulau Morotai, menggelar unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pulau Morotai, Rabu (28/5/2025).
Aksi digelar sebagai bentuk protes terhadap carut-marut distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis minyak tanah di Pulau Morotai. Samurai menilai, selama ini distribusi BBM tidak tepat sasaran dan banyak merugikan masyarakat.
Koordinator aksi, Wahid Lohor, menyatakan bahwa pihaknya sudah sejak lama mengadvokasi persoalan BBM subsidi, namun hingga kini belum ada penyelesaian dari pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum.
“Kelangkaan BBM ini bukan tanpa sebab. Kami menduga kuat ada praktik mafia BBM yang bermain di Morotai. Hal ini telah kami suarakan sejak 2017, tapi belum ada respons tegas dari pihak berwenang,” ujar Wahid dalam orasinya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!