Disnakertrans Malut Tegaskan Perusahaan Wajib Bayar THR Karyawan

- Editor

Kamis, 21 Maret 2024 - 23:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Hubungan Industrial dan Pengawasan Disnakertrans Malut, Nirwan Turuy. (foto istimewa)

Kabid Hubungan Industrial dan Pengawasan Disnakertrans Malut, Nirwan Turuy. (foto istimewa)

Sofifi, Maluku Utara – Pemerintah Provinsi melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menghimbau kepada seluruh perusahaan yang beroperasi di Maluku Utara agar taat pada aturan, terutama tanggungjawab perusahaan untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) bagi karyawan.

“Kami berharap, sesuai arahan Ibu Menteri sebelum 7 hari lebaran Idul Fitri pihak perusahaan sudah harus bayar THR karyawan,” kata Kabid Hubungan Industrial dan Pengawasan Disnakertrans Malut, Nirwan Turuy, Kamis (21/3/2024).

Menurut dia, ketentuan ini berdasarkan surat edaran dari Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah melalui surat edaran Nomor M/2/HK.04/III/2024 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2024 Bagi Pekerja atau Buruh di Perusahaan.

Selain itu, kata dia, dalam surat  yang ditandatangani Menteri Ida Fauziyah tertanggal 15 Maret tersebut juga ditujukan kepada gubernur seluruh Indonesia. Surat tersebut lebih ditekankan pada pemberian THR keagamaan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh pengusaha kepada pekerja atau buruh. THR keagamaan wajib dibayarkan secara penuh dan paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan.

BACA JUGA  Petani di Ternate Bakal Kecipratan Bantuan Senilai 1,3 Miliar

“Kami pertegas kembali bahwa THR harus dibayar penuh dan tidak boleh dicicil. Saya minta perusahaan agar memberikan perhatian dan taat terhadap ketentuan ini,” harapnya.

Dia menjelaskan, terkait THR keagamaan ini diberikan kepada pekerja atau buruh yang telah mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus menerus atau lebih, baik yang mempunyai hubungan kerja berdasarkan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT).

Berita Terkait

Kemensos Kesal Pj Bupati Halteng Lamban Tangani Banjir
Soal Kelanjutan Proyek LPT, Ini Pernyataan Plt Kadis Dikbud Maluku Utara
Piet Berpeluang Amankan Rekomendasi Golkar ke Pilkada Halut
Kesal ke Pengelola PGM, Plt Kadisperindag Ternate Sebut Begini
Jumlah Pengungsi Banjir Halmahera Tengah Capai 1.726 Orang 
KPK Deadline Pemda Pulau Morotai 
PKB Terbitkan B1-KWK untuk 4 Cakada di Malut, Sisanya Termasuk Cagub Menyusul
Miris ! Pekerjaan Instalasi Listrik PGM Ternate ‘Bautang’, Vendor Ancam Blokir Aliran Listrik 
Berita ini 545 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juli 2024 - 23:20 WIT

Kemensos Kesal Pj Bupati Halteng Lamban Tangani Banjir

Rabu, 24 Juli 2024 - 23:07 WIT

Soal Kelanjutan Proyek LPT, Ini Pernyataan Plt Kadis Dikbud Maluku Utara

Rabu, 24 Juli 2024 - 23:00 WIT

Piet Berpeluang Amankan Rekomendasi Golkar ke Pilkada Halut

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:53 WIT

Kesal ke Pengelola PGM, Plt Kadisperindag Ternate Sebut Begini

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:36 WIT

Jumlah Pengungsi Banjir Halmahera Tengah Capai 1.726 Orang 

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:18 WIT

PKB Terbitkan B1-KWK untuk 4 Cakada di Malut, Sisanya Termasuk Cagub Menyusul

Rabu, 24 Juli 2024 - 18:34 WIT

Miris ! Pekerjaan Instalasi Listrik PGM Ternate ‘Bautang’, Vendor Ancam Blokir Aliran Listrik 

Rabu, 24 Juli 2024 - 17:57 WIT

Dampak Banjir Halmahera Tengah, Warga Dihantui Krisis Air Bersih

Berita Terbaru

Tim Kemensos saat menyalurkan bantuan ke korban banjir di Halmahera Tengah, Rabu  (24/7/2024).

Headline

Kemensos Kesal Pj Bupati Halteng Lamban Tangani Banjir

Rabu, 24 Jul 2024 - 23:20 WIT

Piet Hein Babua dan Kasman Hi. Ahmad

Headline

Piet Berpeluang Amankan Rekomendasi Golkar ke Pilkada Halut

Rabu, 24 Jul 2024 - 23:00 WIT

Kepala BPBD Maluku Utara Feby Alting

Headline

Jumlah Pengungsi Banjir Halmahera Tengah Capai 1.726 Orang 

Rabu, 24 Jul 2024 - 21:36 WIT

error: Konten diproteksi !!