Kapal tak Beroperasi Warga Obsel Mengeluh, Khawatir Ekonomi Lumpuh

- Editor

Senin, 25 Maret 2024 - 18:00 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Longboat merupakan salah satu alternatif antar pulau yang digunakan warga. (foto ilsutrasi)

Longboat merupakan salah satu alternatif antar pulau yang digunakan warga. (foto ilsutrasi)

Labuha, Maluku Utara- Warga mengeluhkan pelayanan transportasi laut di delapan (8) desa di Kecamatan Obi Selatan (Obsel) Kabupaten Halmahera Selatan.

Pasalnya, dalam kurun waktu hampir sebulan sebelum ramadhan hingga saat ini pelayanan kapal rute ke Desa Soligi, Wayalaor, Mano, Loleo, Oci, Gambaru, Fluk dan Bobo belum kembali normal. 

Demikian diungkapkan salah satu warga Obi Selatan, Cristovan Loloh saat ditemui Haliyora.id, Senin (25/3/2024). 

“Kalau tidak ada kapal bagaimana warga bisa bepergian ke ibu kota kabupaten dan ke Ternate, sedangkan akses laut yang menjadi pusat penghubung macet seperti ini,” kata Cristovan yang juga salah satu advokat di Maluku Utara itu.

Menurut Cristovan, apabila tidak ada akses pelayanan transportasi laut bagaimana kehidupan warga di Kecamatan Obi Selatan karena sembilan bahan pokok dipasok melalui laut.

BACA JUGA  MTQ ke XXX Tingkat Kabupaten Resmi Dibuka Bupati Halmahera Selatan

“Kalau tidak ada kapal yang rute ke Obi Selatan bagaimana warga bisa belanja. Pastinya, kalau akses laut lumpuh sangat berdampak pada perekonomian warga,” sebutnya.

Kata dia, untuk ke Ibu Kota Kabupaten, warga dari Obi Selatan terpaksa menyewa longboat sebagai transportasi alternatif menuju kecamatan lain. Dari situ barulah mereka menuju pusat kabupaten di Labuha dan ke Kota Ternate.

Berita Terkait

Bawahan Ungkap Diperintah Purbaya Ambil Duit dari Kontraktor dan Dibawa ke Kediaman Gubernur Malut
Kasus Suap Eks Gubernur Malut, KPK Geledah Kantor Kementerian ESDM
Kemensos Kesal Pj Bupati Halteng Lamban Tangani Banjir
Soal Kelanjutan Proyek LPT, Ini Pernyataan Plt Kadis Dikbud Maluku Utara
Piet Berpeluang Amankan Rekomendasi Golkar ke Pilkada Halut
Kesal ke Pengelola PGM, Plt Kadisperindag Ternate Sebut Begini
Jumlah Pengungsi Banjir Halmahera Tengah Capai 1.726 Orang 
KPK Deadline Pemda Pulau Morotai 
Berita ini 1,026 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juli 2024 - 00:23 WIT

Bawahan Ungkap Diperintah Purbaya Ambil Duit dari Kontraktor dan Dibawa ke Kediaman Gubernur Malut

Rabu, 24 Juli 2024 - 23:44 WIT

Kasus Suap Eks Gubernur Malut, KPK Geledah Kantor Kementerian ESDM

Rabu, 24 Juli 2024 - 23:20 WIT

Kemensos Kesal Pj Bupati Halteng Lamban Tangani Banjir

Rabu, 24 Juli 2024 - 23:07 WIT

Soal Kelanjutan Proyek LPT, Ini Pernyataan Plt Kadis Dikbud Maluku Utara

Rabu, 24 Juli 2024 - 23:00 WIT

Piet Berpeluang Amankan Rekomendasi Golkar ke Pilkada Halut

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:36 WIT

Jumlah Pengungsi Banjir Halmahera Tengah Capai 1.726 Orang 

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:25 WIT

KPK Deadline Pemda Pulau Morotai 

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:18 WIT

PKB Terbitkan B1-KWK untuk 4 Cakada di Malut, Sisanya Termasuk Cagub Menyusul

Berita Terbaru

Tim Kemensos saat menyalurkan bantuan ke korban banjir di Halmahera Tengah, Rabu  (24/7/2024).

Headline

Kemensos Kesal Pj Bupati Halteng Lamban Tangani Banjir

Rabu, 24 Jul 2024 - 23:20 WIT

Piet Hein Babua dan Kasman Hi. Ahmad

Headline

Piet Berpeluang Amankan Rekomendasi Golkar ke Pilkada Halut

Rabu, 24 Jul 2024 - 23:00 WIT

error: Konten diproteksi !!