“Dalam sepekan ini warga harus menyewa longboat sebagai transportasi alternatif menjangkau pelabuhan di Kecamatan Obi untuk menunggu kapal apabila hendak berbelanja kebutuhan pokok dan urusan ke ibu kota kabupaten,” tuturnya.
Cristovan berharap Pemkab Halmahera Selatan secepatnya mengambil langkah taktis agar keluhan warga Kecamatan Obi Selatan ini dapat terjawab.
“Atad keluhan sulitnya akses transportasi laut ini, saya mewakili warga berharap kepada pak Bupati atau Dinas Perhubungan (Pemkab) secepatnya melakukan langkah strategis untuk membantu kepentingan rakyat sebelum lebaran Idul Fitri,” pintanya.
Diketahui, untuk kapal reguler yang biasanya melayani penumpang rute Kupal-Obi yaitu KM Sumber Raya 04. Tetapi sementara di docking. Begitu juga kapal penggantinnya yaitu KM Teratai Prima yang diharapkan bisa melayani penumpang juga tengah di docking. Sedangkan KM Ajul Safikran rutenya terbatas dan hanya melayani penumpang di beberapa desa saja di Kecamatan Obi. (RA/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!