Halsel, Maluku Utara- Bupati Halsel Usman Sidik didampingi Ketua PKK Hj. Eka Dahliani Abusama meresmikan dimulainya pekerjaan ruas jalan lingkar Pulau Obi.
Acara peresmian dipusatkan di Desa Baru Tabuji, Kecamatan Obi dengan pengguntingan pita sebagai tanda dimulainya pekerjaan proyek strategis nasional itu.
Itu disampaikan Bupati Halsel, Usman Sidik melalui keterangan tertulis pada Haliyora, Sabtu (26/6/21)
Dalam keterangan persnya, Usman menyampaikan, dirinya didampingi ibu bupati yang juga Ketua PKK Halsel Hj. Eka Dahliani Abusama, pada Sabtu (26/06/2021), melakukan pengguntingan pita, pertanda dimulainya pekerjaan proyek jalan lingkar Pulau Obi.
“Pembukaan jalan dimulai dari Desa Baru, Kecamatan Obi, sepanjang 29,5 kilometer dengan titik nol dari sungai Lalai tongo sampai Jiko Dolong,” terangnya.
Kata Usman, kegiatan gunting pita pembukaan jalan itu dihadiri oleh Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Wliayah II Balai Pembangunan Jalan dan Jembatan Nasional (BPJN Maluku Utara).
Disebutkan juga nilai kontrak kerja sebesar Rp 35.670.761.000 berdasarkan tanggal kontrak pada 3 Juni Tahun 2021 dengan masa pelaksanaan 212 hari kerja. “Pekerjaan ruas jalan lingkar Obi dikerjakan oleh PT. Kelapa Tangkal Makmur dan PT. Shebeley Utama nilai kontrak Rp 35.670.761.000,” jelasnya.
Menurut Usman, pekerjaan ruas jalan yang nanti dilaksanakan itu diprioritaskan untuk memacu pertumbuhan ekonomi, sebab akses jalan yang sangat sulit juga menjadi kendala perputaran ekonomi.
“Wilayah Pulau Obi sangat luas sehingga akses jalan cukup sulit, maka perputaran ekonomi sangat lemah. Jadi dengan adanya proyek jalan lingkar Pulau Obi ini sangat strategis untuk memacu perputaran ekonomi,” kata Usman.
Dibukanya jalan lingkar Pulau Obi, lanjut Usman, perputaran roda perekonomian dapat dirasakan seluruh masyarakat desa di Pulau yang sebelumnya sulit dijangkau dengan akses darat.
“Jika akses jalan dibuka, otomatis aktivitas dapat melalui kendaraan darat sehingga perjalanan ditempuh tidak lagi terasa jauh, bahkan bisa terjangkau dengan akses darat saja, dibandingkan sebelumnya harus mengunakan jalur laut,” tandasnya. (Asbar-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!