Sanana,Maluku Utara- Aksi Unjuk Rasa (Unras) kembali dilakukan di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sula, Maluku Utara, Selasa (24/10/2023).
Unjuk rasa dilakukan oleh Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) Kepulauan Sula.
Dalam unjuk rasa tersebut, massa meminta kepada Kejari Sula untuk segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan korupsi yang diduga dilakukan oleh Mantan Kepala Desa Pohea Rudi Duwila sesuai LHP Inspektorat Sula yang diserahkan ke Kejari Sula pada 11 Oktober 2023 lalu.
“Kami mendesak Kejari Sula agar segera melakukan penyelidikan terhadap Rekomendasi Inspektorat Sula terkait dugaan dugaan Penyelagunaan Anggaran ADD dan DD Desa Pohea Tahun 2021 kurang lebih Rp 300 juta,” teriak Ketua LMND Adrian Galela saat menyampaikan orasinya.
Adrian menyampaikan, jaksa harus serius melakukan penyelidikan terhadap perkara ini. Sebab anggaran yang diduga digelapkan itu merupakan uang rakyat.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!