Ia menambahkan, dalam APBD-P tahun ini akan ada beberapa kegiatan penting yang perlu mendapatkan alokasi anggaran, salah satunya pelaksanaan Civil Sanitation Summit yang akan digelar di Ternate sebagai tuan rumah.
“Untuk besarannya, nanti akan dibahas lebih lanjut di tingkat komisi,” ujarnya.
Selain itu, Rizal menyebutkan sejumlah penyesuaian juga akan dilakukan terkait belanja pegawai, termasuk gaji dan Tambahan Tunjangan Penghasilan (TTP).
“Penyesuaian anggaran ini sebagian besar merujuk pada Inpres Nomor 1 Tahun 2025. Beberapa item yang belum sempat terakomodasi di APBD sebelumnya akan kita masukkan dalam APBD-P,” jelasnya.
Namun demikian, ia menekankan bahwa penyesuaian anggaran ini tidak menyentuh hal-hal substantif di seluruh OPD. Fokus utama pengalokasian anggaran dalam APBD-P adalah untuk pembayaran utang Universal Health Coverage (UHC).
“Dari total utang Rp 15 miliar, kami menganggarkan Rp 6 miliar dalam APBD-P ini. Sisanya akan kami tuntaskan melalui APBD Induk tahun 2026,” pungkasnya. (Mg01/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!