Teror Berdarah di Hutan Halteng-Haltim Diseret ke DPR RI, Komnas HAM Akan Dipanggil

Weda, Maluku Utara – Rentetan aksi teror hingga pembunuhan misterius di wilayah hutan Halmahera Tengah dan Halmahera Timur, Maluku Utara, kini menjadi perhatian nasional. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Halmahera Tengah secara resmi melaporkan situasi tersebut kepada Komisi XIII DPR RI yang membidangi Hak Asasi Manusia (HAM).

Laporan itu disampaikan dalam pertemuan di Kantor DPW NasDem Maluku Utara pada Jumat (24/4/2026), dan diterima langsung oleh Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya.

Ketua DPD NasDem Halmahera Tengah, Munadi Kilkoda, mengungkapkan bahwa aksi teror oleh orang tak dikenal (OTK) di wilayah tersebut bukan lagi insiden sporadis, melainkan telah membentuk pola kekerasan berulang yang belum terungkap hingga kini.

BACA JUGA  Informasi Cuaca Maluku Utara Terkini

“Peristiwa ini sudah terjadi berkali-kali, bahkan ada kasus pembunuhan yang sampai sekarang pelaku dan motifnya tidak pernah diungkap. Ini menimbulkan ketakutan nyata di tengah masyarakat,” ujar Munadi, Sabtu (25/4/2026).

Menurut dia, lemahnya penegakan hukum telah menciptakan ruang bagi pelaku untuk terus melakukan aksi teror tanpa tersentuh hukum. Kondisi ini dinilai sebagai alarm serius bagi negara dalam menjamin rasa aman warga.

BACA JUGA  Pemda Taliabu Serahkan Rancangan KUA-PPAS 2026 ke DPRD

Munadi menegaskan, negara tidak boleh membiarkan situasi tersebut berlarut-larut tanpa penyelesaian yang jelas. “Negara tidak boleh kalah oleh teror. Rasa aman adalah hak dasar warga yang harus dijamin,” katanya.

NasDem Halmahera Tengah juga mendesak Komisi XIII DPR RI untuk segera memanggil aparat penegak hukum serta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) guna mengusut tuntas rangkaian kekerasan tersebut.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah