Poin kedua, lanjut Tauhid, adalah penyesuaian anggaran atas kebijakan pemerintah pusat yang belum teralokasikan dalam APBD sebelumnya.
“Penyesuaian dilakukan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, khususnya terkait efisiensi belanja dan transfer ke daerah,” jelasnya.
Adapun poin ketiga adalah realokasi anggaran guna mendukung program prioritas daerah, yakni Program Asta Cita.
“Ketiga hal ini bersifat wajib dan menjadi dasar dalam penyusunan APBD Perubahan 2025,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wali Kota mengungkapkan bahwa estimasi APBD Induk 2026 diproyeksikan lebih tinggi dari tahun sebelumnya. “Untuk estimasi APBD 2026, nilainya akan lebih besar dibandingkan APBD tahun ini,” katanya.
Senada dengan itu, Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menyampaikan bahwa rapat konsultasi tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi awal antara eksekutif dan legislatif terkait arah kebijakan anggaran ke depan.
“Karena sifatnya masih konsultasi, pembahasan tadi masih bersifat umum. Selanjutnya akan ada tahapan teknis di masing-masing komisi bersama OPD, hingga pembahasan akhir antara DPRD dan TAPD,” ungkap Rizal.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!