DKP Ternate Genjot Perikanan Tangkap, Berikut Rincian Produksi Sepanjang 2024

Selanjutnya urutan ketiga yaitu Kecamatan Pulau Ternate, dengan jumlah armada sebanyak 104 unit, volume produksi sebesar 5.881 kilogram dengan nilai Rp 86.530.768. Adapun Kecamatan Batang Dua menempati urutan keempat dengan jumlah armada sebanyak 78 unit, mampu memproduksi sebanyak 3.127 kilogram dengan nilai tangkap sebesar Rp 53. 677.800.

Berikut, di urutan kelima yaitu Kecamatan Pulau Hiri, 103 unit armada tangkap, dengan volume produksi 3.245 kilogram dan nilai produksi Rp 52.448.381. Di urutan keenam yaitu Kecamatan Pulau Moti dengan 85 unit armada tangkap, volume produksi sebesar 3.083 kilogram dengan nilai Rp 51.490.808. Ternate Tengah terdapat Sedangkan Kecamatan Ternate Tengah menempati urutan ke tujuh. Kecamatan ini memiliki sebanyak 85 armada unit armada tangkap, volume produksi sebanyak 2.508 kilogram, dengan nilai sebesar Rp 50.967.177. Dan terakhir yaitu Kecamatan Pulau Ternate Barat. Kecamatan ini memiliki 80 unit armada tangkap, dengan volume produksi 1.968 kilogram dan nilai sebesar Rp 34.417.601.

BACA JUGA  Cekcok Larangan Minum Cap Tikus, Seorang Warga di Ternate Nyaris Mati Ditikam

”Untuk tahun 2025 ini kita target penangkapan diupayakan lebih maksimal dan lebih baik lagi untuk memenuhi ketersediaan ikan di kota Ternate,” harap Buhari.

Untuk mendorong ini, lanjutnya, DKP Kota Ternate tetap memberikan stimulus kepada para nelayan berupa bantuan alat tangkap. “Kita tetap berupaya mendorong daya tangkap nelayan lokal Kota Ternate, dengan memberikan bantuan berupa alat tangkap,” pungkas Buhari. (Mg04/Red)

BACA JUGA  Masih Menyatu dengan Taliabu, RTRW Kepulauan Sula Bakal Direvisi
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah