Ternate, Maluku Utara – Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku Utara memperkuat upaya pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional. Langkah tersebut dilakukan melalui berbagai program strategis, salah satunya SERUMBI.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Maluku Utara, Handi Susila, mengatakan program SERUMBI difokuskan pada peningkatan kualitas UMKM melalui proses kurasi dan seleksi yang ketat.
“Dalam rangka mengembangkan UMKM, kami dari BI memiliki program SERUMBI, di mana kami melakukan proses kurasi dan seleksi terhadap pelaku UMKM, baik dari sisi produk maupun kapasitas pelaku usaha itu sendiri,” ujar Handi usai kegiatan media briefing bertema Pengembangan UMKM Berkelanjutan untuk Maluku Utara Maju dan Inklusif, Kamis (23/4/2026).
Menurut dia, penguatan program ini penting mengingat sebaran UMKM di Maluku Utara masih terkonsentrasi di wilayah tertentu, seperti Kota Ternate dan Halmahera Selatan. Karena itu, BI berupaya memperluas jangkauan program agar dapat diakses oleh pelaku usaha di seluruh kabupaten/kota.
“Kesempatan ini terbuka luas bagi seluruh pelaku UMKM di Maluku Utara. Kami ingin menyebarluaskan program ini agar manfaatnya bisa dirasakan lebih merata,” katanya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!