Baginya, sikap Walikota itu penting karena memberlakukan PPN ini akan berdampak pada masyarakat Kota Ternate. “Walaupun ini adalah kebijakan dari pemerintah pusat, setidaknya, sebagai pimpinan harus berani mengambil sikap secara kelembagaan,” ujarnya.
Sementara itu, Walikota Ternate, M Tauhid Soleman, ketika hearing dengan massa aksi mengatakan bahwa pihaknya hanya bisa mengikuti arahkan nasional.
“Kebijakan PPN 12% adalah kebijakan Nasional, dan kami di daerah hanya mengikuti arahan pusat. Kalau PPN ini dibatalkan maka kami di daerah pun ikut membatalkan. Tapi secara pribadi saya tetap menolak sama halnya dengan massa aksi,” ungkapnya.
Berdasarkan pantauan media ini, aksi yang berlangsung hampir 2 jam disertai membakar ban bekas di depan Kantor Walikota ini juga sempat terjadi gesekan antara Satpol PP dengan massa aksi.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!