Rajib, koordinator Aksi, saat diwawancarai Haliyora id, menyampaikan bahwa aksi ini tidak hanya masalah PPN 12%. Tetapi juga masalah-masalah kedaerahan yang menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota dan Provinsi Maluku Utara.
“Masalah air bersih di Kota Ternate dan reklamasi di Provinsi Maluku Utara, ini menjadi hal mendesak yang perlu diselesaikan secara bersama,” katanya. (Mg06/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!