Selain itu, meminta Mendagri Tito Karnavian menghentikan intervensi atau cawe-cawe di proses Pilkada Malut. Usut tuntas oknum ASN yang menekan bawahan untuk memilih paslon nomor urut 04 seperti oknum Kanwil Kemenag Halut, oknum Plt Kadikbud Malut dan sejumlah pejabat yang terlibat.
Selain itu mereka menuntut kepada Gakkumdu Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara dan Halmahera Barat untuk wajib memberikan kepastian hukum terakhir praktik money politik yang dilakukan Sherly-Sarbin.
Amatan wartawan, aksi yang berlangsung kurang lebih selama 3 jam itu dijaga ketat oleh personel Polres Ternate. Meski sempat terjadi adu mulut namun aksi berjalan dengan damai hingga massa aksi AMMU membubarkan diri pukul 18.00 Wit. (Riv/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!