Ternate, Maluku Utara- Provinsi Maluku Utara (Malut) masuk lima besar provinsi realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) semester I dengan nilai investasi sebesar US$ 2,8 miliar. Maluku Utara berada di urutan keempat, di atas Provinsi Banten US$ 2,4 miliar.
Urutan satu ditempati Provinsi Jawa Barat dengan nilai investasi sebesar US$ 5,3 miliar, disusul Sulawesi Tengah US$ 3,9 miliar, dan Provinsi DKI Jakarta dengan nilai investasi sebesar US$ 3,4 miliar.
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, menyampaikan itu pada konferensi pers Realisasi Investasi Triwulan II 2024 di Ruang Command Center, Gedung Barli Halim, Kementerian Investasi, Jakarta Selatan, pada Senin (29/7/2024) lalu.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Provinsi Malut Bambang Hermawan yang dihubungi baru-baru ini mengungkapkan, total nilai investasi semester pertama tahun 2024 sebesar Rp 45.988.000.000.000. Terdiri dari investasi Penanaman Modal Dalam Negeri sebesar Rp 3.713.500.000.0000, dan PMA sebesar Rp 42.274.500.000.000.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!