Tobelo, Maluku Utara- Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun ini tak lama lagi akan dihelat.
Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) terus memutar otak mencari dana untuk membiayai Pilkada serentak ini. Jika dilihat dari kemampuan Kas Daerah (Kasda) saat ini, Pemda Halut memang tidak mampu lagi membiayai pesta demokrasi lima tahunan ini.
Buktinya, Pemda Halut rencana melakukan pinjaman ke pihak ketiga yakni bank daerah. Informasinya, pinjaman yang nanti diajukan ke pihak ketiga itu sebesar Rp 50 miliar, namun masih butuh pengkanjian soal pinjaman ini, karena tidak serta merta langsung melakukan pinjaman.
Kaban Kesbangpol Halut John Anwar Kabalmay menuturkan, bahwa saat ini dana Pilkada yang masih dibutuhkan sekitar Rp 40.336,61.100 miliar. Sekarang pihaknya baru melakukan pencairan ke KPU sebesar Rp 11,5 miliar, Bawaslu sebesar Rp 3,5 miliar, sementara untuk biaya pengamanan masing-masing untuk Polres dan Kodim 1508/Tobelo sebesar Rp 500 juta.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!