Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Kantor DPRD Ternate

Ternate, Maluku Utara- Ratusan mahasiswa Universitas Khairun Ternate (Unkhair) menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, Kamis (08/09/22).

Aksi yang digelar sejak pukul 00.30 itu diwarnai pembakaran ban bekas oleh pengunjuk rasa.

Pantauan Haliyora, terlihat hanya lima anggota dewan yang ada di kantor DPRD dan menerima para pendemo untuk berdialog di dalam ruang eksekutif. Sedangkan anggota DPRD lainnya tidak berkantor.

Lima anggota DPRD yang hadir antara lain Heny Sutan Muda, Mochtar Bian, Muslim Sahil, Muh Fahrial Yunus Abas dan Muzakir Gamgulu.

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unkhair Ternate, Junaidi Ibrahim, menyayangkan ketidakhadiran sebagian besar anggota dewan tersebut. Ia menilai wakil rakyat terkesan cuek menyikapi kenaikan harga BBM.

BACA JUGA  Kapolda Malut Enggan Komentari 3 Kasus Korupsi di Taliabu

“Kita sangat menyayangkan sejumlah anggota dewan tidak datang ke kantor DPRD Kota Ternate. Padahal, DPRD sebagai representasi daerah ini kan untuk menyuarakan aspirasi rakyat di daerah,” kesalnya.

Sementara, Wakil Ketua I DPRD Kota Ternate Heny Sutan Muda menjelaskan bahwa ketidakhadiran sejumlah anggota dewan karena sedang mengikuti agenda partai.

“Kami memang sangat merasakan apa yang saat ini dirasakan oleh masyarakat, karena kenaikan harga BBM ini bukan hanya diikuti dengan kenaikan harga bahan pokok, tetapi juga berpengaruh pada sektor transportasi. Sementara kebanyakan mahasiswa ini transportasinya memakai trasportasi lokal. Kami sangat memahami itu. Makanya kami (DPRD) Kota Ternate sepakat menolak kenaikan harga BBM dan meminta pemerintah pusat mengevaluasi kembali kebijakan menaikkan harga BBM,” ujarnya.

BACA JUGA  Ini Total Peserta PPPK 2024 di Kepulauan Sula yang Lulus Seleksi Administrasi

Heny menegaskan bahwa DPRD Kota Ternate akan membuat pernyataan bersama tentang penolakan kenaikan BBM dan menandatangani bersama kemudian dikirimkan ke pemerintah pusat.

“Hari ini memang hanya beberapa teman saja yang hadir, sebagian masih mengikuti agenda partai. Kita menunggu teman-teman DPRD yang lain, kalau sudah ada semua maka kita akan membuat tanda tangan bersama dan mengirimkan ke pemerintah pusat,” pungkasnya. (Wan-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah