Untuk mensiasati agar BUMDes tetap jalan, Ahdad mengaku pihaknya telah melakukan pendampingan agar penyusunan laporan penjualan bisa akuntabel .
Ditanya berapa modal yang diberikan Pemda ke Bumdes. Ia mengaku modal yang diberikan di kisaran angka ratusan juta rupiah.
“Ada 3 yang kami harapkan pertama, bagi desa yang sampai dengan hari ini BUMDes-nya belum difungsikan atau belum berjalan, diminta kepada kepala desa agar segera melakukan evaluasi internal di desanya masing-masing untuk menjalankan BUMDes. Kedua, bagi desa yang BUMDes sudah jalan dalam hal ini 38 BUMDes itu, yang kemarin sudah selesai dievaluasi segera melakukan pembenahan-pembenahan yang sesuai dengan hasil evaluasi itu, kalau pun masih ada kendala segera melaporkan ke dinas PMD agar kami dampingi lagi dan yang ketiga, bagi desa yang memiliki gedung BUMDes agar mengaktifkan BUMDes-nya dan mengajak UMKM yang ada di desa untuk menggunakan gedung itu,” pungkas Ahdad. (RF-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!