Weda, Maluku Utara – Janji penyediaan air bersih oleh PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) untuk warga lingkar tambang kembali menuai sorotan. Meski pembangunan fasilitas pengolahan air telah diresmikan, warga di Desa Lelilef Waibulan dan Lelilef Sawai mengaku belum menikmati aliran air bersih yang dijanjikan.
Seorang warga Lelilef Sawai yang enggan disebutkan namanya menyatakan kekecewaannya. Ia menilai perusahaan hanya mengulang janji tanpa realisasi yang jelas di lapangan.
“Sudah berbulan-bulan, tapi air bersih belum juga ada. Janji tinggal janji,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).
Keluhan ini mencuat di tengah aktivitas industri yang terus meningkat di kawasan tersebut. Warga menilai kondisi ini ironis, mengingat wilayah mereka menjadi pusat kegiatan industri berskala besar, namun kebutuhan dasar seperti air bersih justru belum terpenuhi.
Masyarakat kini mendesak kejelasan dan langkah konkret dari perusahaan. Mereka mengingatkan bahwa kepercayaan publik bisa tergerus jika situasi ini terus dibiarkan tanpa penyelesaian.
Disisi lain, IWIP sebelumnya menyatakan telah memulai pembangunan jaringan air bersih melalui fasilitas Water Treatment Plant (WTP) Lelilef. Fasilitas ini diklaim mampu melayani kebutuhan air bersih untuk wilayah Waibulan dan Sawai.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!