Daruba, Maluku Utara – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Gedung Islamic Center Morotai, Sabtu (13/6/2026), saat tujuh jamaah haji asal Kabupaten Pulau Morotai kembali ke daerah setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Kepulangan para tamu Allah itu disambut oleh Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, keluarga, serta masyarakat yang telah menanti sejak pagi. Momen penyambutan sekaligus penyerahan kembali jemaah kepada keluarga berlangsung hangat dan penuh kebahagiaan.
Mewakili Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua, Asisten I Sekretariat Daerah Mauluddin Wahab menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jamaah yang telah kembali dalam keadaan sehat dan selamat.
“Atas nama pribadi, Pemerintah Daerah, dan seluruh masyarakat Kabupaten Pulau Morotai, saya menyampaikan Ahlan wa Sahlan, selamat datang kembali di Bumi Morotai tercinta,” kata Mauluddin dalam sambutannya.
Ia mengungkapkan rasa syukur karena seluruh jemaah mampu menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar, mulai dari keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air tanpa kendala berarti.
Menurutnya, kepulangan para jamaah bukan hanya menjadi kebahagiaan bagi keluarga, tetapi juga kebanggaan bagi masyarakat Morotai. Sebab, ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang sarat makna dan nilai-nilai kehidupan.
“Pengalaman selama berada di Tanah Suci diharapkan membawa keberkahan serta menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Mauluddin menambahkan, ibadah haji mengajarkan nilai keikhlasan, kesabaran, kedisiplinan, persaudaraan, dan ketaatan kepada Allah SWT. Nilai-nilai tersebut diharapkan terus terjaga dan tercermin dalam perilaku sehari-hari para jamaah setelah kembali ke tengah masyarakat.
Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji Tahun 1447 Hijriah, termasuk Kementerian Agama, petugas haji, tenaga kesehatan, serta seluruh unsur yang memberikan pelayanan kepada jemaah sejak masa persiapan hingga kepulangan.
“Semoga seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur dan mampu menghadirkan nilai-nilai kemabruran dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga dapat menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya,” tutur Mauluddin.
Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Kabupaten Pulau Morotai, jumlah jemaah haji asal Morotai pada musim haji 1447 Hijriah sebanyak tujuh orang. Mereka terdiri dari enam jemaah reguler dan satu orang pendamping, yakni Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pulau Morotai, Haji Arif Bilo, Bc.Ak.
Kepulangan seluruh jemaah dalam keadaan sehat menjadi kabar menggembirakan bagi keluarga dan masyarakat Morotai. Setelah menempuh perjalanan panjang dan menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci, mereka kini kembali membawa pengalaman spiritual yang diharapkan menjadi energi positif bagi kehidupan sosial dan keagamaan di daerah. (Redaksi)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!