IWIP Bangun Infrastruktur, Warga Lingkar Tambang Mengeluh Air Bersih Belum Tersedia

Berdasarkan informasi perusahaan, WTP tersebut dilengkapi dua reservoir dengan kapasitas total 5.200 meter kubik per hari, serta tiga instalasi pengolahan air di masing-masing reservoir dengan kapasitas 210 meter kubik per unit.

Perusahaan juga menyebut bahwa peresmian fasilitas tersebut menjadi langkah awal pemasangan jaringan pipa air bersih yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.

BACA JUGA  Rp 900 Juta Lebih Anggaran BSPS 2019 Masih "Tatono" di Kas Daerah Pulau Taliabu

General Manager Health, Safety, and Environment (HSE) IWIP, Iwan Kurniawan, di sejumlah media sebelumnya menyatakan bahwa akses air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang berdampak luas terhadap kesehatan, ekonomi, dan pendidikan masyarakat.

Namun demikian, ia juga menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga partisipasi masyarakat dalam menjaga dan mengelola sistem distribusi air.

BACA JUGA  Berkaca dari Aceh dan Sumatera, Wagub Sarbin Harap Pempus Tak Lagi Keluarkan Izin Tambang di Maluku Utara

Pernyataan tersebut kini dipertanyakan warga, yang menilai persoalan utama justru terletak pada belum berfungsinya distribusi air secara nyata.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan rinci dari pihak perusahaan terkait penyebab belum mengalirnya air bersih ke rumah-rumah warga. (RJ/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah