Sofifi, Maluku Utara – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara, menggelar rapat koordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan Balai Wilayah Sungai (BWS), Rabu (7/1/2026). Pertemuan tersebut bertujuan mengevaluasi program infrastruktur kementerian yang telah berjalan pada 2025 serta menyelaraskan perencanaan pembangunan tahun 2026.
Gubernur Sherly menjelaskan, rapat koordinasi ini melibatkan berbagai bidang teknis, antara lain Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, serta Satuan Tugas Cipta Karya di lingkungan Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara.
“Rakor hari ini fokus pada evaluasi program pembangunan infrastruktur tahun 2025 sekaligus perencanaan program tahun 2026,” ujar Sherly.
Ia memaparkan, untuk bidang SDA direncanakan pembangunan jaringan irigasi di Subaim, Kabupaten Halmahera Timur. Sementara dari bidang Bina Marga, program yang akan dilaksanakan meliputi preservasi ruas jalan nasional serta pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD).
Gubernur Sherly juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum atas dukungan anggaran di tahun 2025. Provinsi Maluku Utara menerima alokasi anggaran sekitar Rp 300 miliar yang terbagi dalam 11 paket pekerjaan, dengan sebagian besar telah rampung 100 persen dan sisanya masih berstatus multiyears.
“Kami berharap pada tahun anggaran 2026 Maluku Utara kembali mendapatkan alokasi anggaran yang lebih besar. Tadi juga dilakukan sinkronisasi ruas jalan provinsi serta ruas di 10 kabupaten/kota untuk diusulkan dalam program Inpres Jalan Daerah atau IJD tahun anggaran 2027,” jelasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!