Distribusi Minyak Tanah untuk Morotai Terlambat Awal 2026, Ini Kendalanya

- Editor

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kadisperindagkop UKM Pulau Morotai, Ramlan Drakel.

Plt Kadisperindagkop UKM Pulau Morotai, Ramlan Drakel.

Morotai, Maluku Utara – penyaluran bahan bakar minyak tanah (BBMT) di Kabupaten Pulau Morotai pada bulan ini mengalami keterlambatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Perindagkop-UKM) Pulau Morotai, Ramlan Drakel, mengungkapkan ada dua faktor utama yang menyebabkan kondisi tersebut.

Menurutnya, keterlambatan pertama disebabkan belum diterbitkannya Surat Keputusan (SK) penetapan kuota minyak tanah tahun 2026 oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seharusnya pemuatan minyak tanah sudah dilakukan pada 6 Januari kemarin, namun hingga saat ini belum terealisasi karena SK penetapan kuota tahun 2026 dari BPH Migas belum diterbitkan. Ini menjadi salah satu penyebab utama keterlambatan,” kata Ramlan saat dikonfirmasi, Rabu (7/1/2026).

BACA JUGA  Salah Satu SPBU di Morotai Diduga Jual Pertalite ke Pengecer

Faktor kedua adalah kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Maluku Utara, sehingga berdampak pada aktivitas transportasi laut, khususnya jalur Tobelo–Morotai.

“Sesuai arahan BPBD, kondisi cuaca saat ini kurang bersahabat. Jalur transportasi laut harus ekstra hati-hati, sehingga pemuatan minyak tanah dari Tobelo ke Morotai ikut tertunda,” ujarnya.

Ia mengatakan, keterlambatan penyaluran minyak tanah tidak hanya terjadi di Pulau Morotai, tetapi berpotensi dialami seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara akibat faktor cuaca.

BACA JUGA  Bawaslu Malut Tindaklanjut Dugaan Pelanggaran Dosen IAIN Ternate di Acara Cagub Benny Laos

Meski demikian, pihaknya tetap berupaya agar pasokan minyak tanah dapat segera tersalur ke Morotai. Ia menargetkan distribusi sudah bisa dilakukan pada pekan depan. “Mudah-mudahan minggu depan minyak tanah sudah masuk. Ini sangat dibutuhkan masyarakat dan menjadi prioritas utama kami,” ungkapnya.

Berita Terkait

Soal Pangkalan ‘Kencing’ Minyak Tanah di Kios, DPRD Halsel Dukung Pemberian Sanksi
Pertamina Patra Niaga Papua-Maluku Terus Pantau Distribusi Minyak Tanah di Morotai
Pulau Morotai Dapat Bantuan Fasilitas Kesehatan dari Kemenkes
Disperindagkop Halsel Siapkan Sanksi Tegas Bagi Pangkalan yang Ketahuan ‘Kencing’ Mita Subsidi di Kios
Wagub Tinjau Penanganan Banjir di Halmahera Barat, Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Peserta Seleksi Dewas dan Direksi Perumda Ake Gale Ternate Segera Diuji
Tim SAR Morotai Bantah Isu Hoaks yang Disebarkan Salah Satu Akun Medsos
Rombak Kabinet, Bupati Halsel Bassam Kasuba Geser Sekda dan Kepala BPBD
Berita ini 285 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:08 WIT

Soal Pangkalan ‘Kencing’ Minyak Tanah di Kios, DPRD Halsel Dukung Pemberian Sanksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:41 WIT

Pertamina Patra Niaga Papua-Maluku Terus Pantau Distribusi Minyak Tanah di Morotai

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:15 WIT

Pulau Morotai Dapat Bantuan Fasilitas Kesehatan dari Kemenkes

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:54 WIT

Disperindagkop Halsel Siapkan Sanksi Tegas Bagi Pangkalan yang Ketahuan ‘Kencing’ Mita Subsidi di Kios

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:41 WIT

Wagub Tinjau Penanganan Banjir di Halmahera Barat, Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Berita Terbaru

error: Konten diproteksi !!