DPRD Ternate Pertanyakan Urgensi Skema Kerja dari Rumah untuk Pejabat Pemkot

- Editor

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil ketua I DPRD Ternate, Amin Subuh.

Wakil ketua I DPRD Ternate, Amin Subuh.

Ternate, Maluku Utara – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate menerapkan sistem kerja fleksibel atau work from home (WFH) bagi pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) menuai sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate.

Wakil Ketua I DPRD Kota Ternate, Amin Subuh, menilai hingga kini belum ada penjelasan yang jelas terkait urgensi penerapan kebijakan tersebut. Menurutnya, pemerintah daerah perlu memaparkan secara rinci alasan mendasar sebelum kebijakan diberlakukan.

BACA JUGA  Ini Harapan Walikota Ternate di HKN ke 60

“Kami belum melihat urgensi yang jelas. Apa sebenarnya alasan sehingga sebagian pegawai atau pejabat harus bekerja dari rumah? Apakah kebijakan ini benar-benar diperlukan?” ujar Amin saat ditemui di Kantor DPRD Kota Ternate, Rabu (7/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Amin menegaskan, sebelum diterapkan, kebijakan kerja fleksibel harus melalui perhitungan matang, terutama terkait manfaat dan dampaknya terhadap kinerja pemerintahan.

BACA JUGA  Pencabulan Siswi SMP di Morotai Masuki Tahap II

Ia menduga, wacana WFH tidak terlepas dari kondisi keuangan daerah, khususnya adanya pemangkasan Tambahan Penghasilan Pegawai (TKD) yang cukup signifikan.

“Kalau dilihat, ini berkaitan dengan ketersediaan anggaran. Ada pemangkasan TKD yang cukup besar di Kota Ternate, sekitar Rp189 miliar, sehingga muncul wacana work from home,” jelasnya.

Berita Terkait

‘Work From Home’ Berlaku, Kantor Walikota Ternate Lengang: Ini Kata Tauhid
Jelang Audit BPK, Sekkot Ternate Minta OPD Proaktif
Audit Semester II, Pemkot Ternate Diberi Tiga Catatan Penting dari BPK Malut
Abdillah Kamarullah Ditunjuk Sebagai Plt Sekda Halmahera Selatan
Realisasi Fisik DKP Halsel 2025 Tuntas 100 Persen, Kadis: Kami Jadikan Bahan Evaluasi untuk Program Mendatang
Soal Pangkalan ‘Kencing’ Minyak Tanah di Kios, DPRD Halsel Dukung Pemberian Sanksi
Pertamina Patra Niaga Papua-Maluku Terus Pantau Distribusi Minyak Tanah di Morotai
Pulau Morotai Dapat Bantuan Fasilitas Kesehatan dari Kemenkes
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:35 WIT

‘Work From Home’ Berlaku, Kantor Walikota Ternate Lengang: Ini Kata Tauhid

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:26 WIT

Jelang Audit BPK, Sekkot Ternate Minta OPD Proaktif

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:15 WIT

Audit Semester II, Pemkot Ternate Diberi Tiga Catatan Penting dari BPK Malut

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:06 WIT

Abdillah Kamarullah Ditunjuk Sebagai Plt Sekda Halmahera Selatan

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:08 WIT

Soal Pangkalan ‘Kencing’ Minyak Tanah di Kios, DPRD Halsel Dukung Pemberian Sanksi

Berita Terbaru

Sekkot Ternate, Rizal Marsaloy.

Headline

Jelang Audit BPK, Sekkot Ternate Minta OPD Proaktif

Kamis, 15 Jan 2026 - 20:26 WIT

error: Konten diproteksi !!