Balada Petani Kangkung Milenial, Menjaga Asa di Tengah Ketidakpastian Harga

Sore itu di kebun kangkung, saat senja merambat perlahan meninggalkan jejaknya, burung-burung sibuk pulang di pangkuan sarang, angin membawa harum tanah yang baru disiram hujan semalam. Di tengah petakan lahan hijau seluas mata memandang, Nurhayanti Tayawi (27) tampak cekatan memetik kangkung yang tumbuh subur. Sesekali ia menyeka keringat, lalu tersenyum, seolah lelah adalah bagian dari syukur.

Sudah hampir delapan tahun Yanti, begitu ia akrab disapa, bergelut dengan kangkung. Sayur yang kerap dipandang sebelah mata itu justru menjadi jalan hidupnya.

BACA JUGA  Resmob Polda Maluku Utara Ringkus Pembobol Kotak Amal Masjid Raya Ternate

“Menanam adalah hobi saya,” katanya pelan sambil merapikan ikatan kangkung yang siap dibawa ke pasar.

Perjalanan Yanti dimulai sejak 2016, saat ia masih menjadi mahasiswi Agribisnis di Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU). Ketertarikannya pada pertanian bukan sekadar teori kuliah semata. Ia turun langsung ke lahan, memanfaatkan lahan sebagai jalan hidup.

“Tahun 2017 baru saya berani mandiri, ba jual sandiri (berjualan sendiri),” ujarnya, mengenang awal mula ia menggeluti usaha ini.

BACA JUGA  Jabatan Plt Sekda Morotai Segera Terisi, Nama Kadis Pendidikan "Menguat"

Saat banyak anak muda berlomba mencari pekerjaan di kantor, Yanti justru mantap memilih jalan sunyi: bertani kangkung. Bukan  karena tak ada pilihan lain, tetapi karena hatinya telah terpaut sejak lama dengan dunia tanam-menanam.

Sebagai petani, Yanti akrab dengan ketidakpastian. Cuaca menjadi penentu utama nasib panennya. 

“Kalau hujan terus, kangkung bisa rusak, pertumbuhannya lambat. Tapi kalau panas, kualitasnya bagus, cuma harga bisa turun karena banyak yang panen,” tutur wanita tersebut kepada Haliyora.id, di kediamannya di Gambesi, Ternate Selatan, Kota Ternate, Minggu, 11 Agustus 2025. 

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah